Mulai Hari Ini, Konsumen Harus Bayar Kantong Plastik Rp200

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 1 Maret 2019 16:15
Mulai Hari Ini, Konsumen Harus Bayar Kantong Plastik Rp200
Kantong plastik sudah tidak gratis lagi.

Dream – Mulai hari ini, Jumat 1 Maret 2019, semua toko ritel modern akan menerapkan biaya kantong plastik. Setiap pembeli yang ingin menggunakan kantong plastik akan dikenakan biaya Rp200 per lembar.

Kebijajan tersebut diterapkan melalui program “ Kantong Plastik Tidak Gratis” (KPTG).

Toko ritel yang menerapkan kantong plastik berbayar adalah Alfamart, Superindo, Ramayana, LotteMart, Informa, Electronic City, AlfaMidi, Papaya, Yogya, Borma, dan ritel lain yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Ketua Umum Aprindo, Roy Mande, mengatakan langkah tersebut merupakan salah satu cara untuk mendukung visi pemerintah, yaitu mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen termasuk sampah plastik pada 2025.

“ Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, Aprindo menyatakan komitmen bersama untuk mengurangi kantong belanja plastik sekali pakai (kresek) di semua gerai-gerainya. Salah satu caranya adalah dengan kembali menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) secara bertahap mulai 1 Maret 2019,” kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com.

1 dari 2 halaman

Kantong Plastik Jadi Barang Dagangan

Roy mengatakan kantong plastik kini dijadikan barang dagangan. Peritel ingin masyarakat bisa lebih bijak menggunakan kantong belanja plastik. Pengusaha juga ingin mengurangi dampak negatif akibat sampah plastik di Indonesia.

Konsumen yang ingin menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kresek, akan dikenakan biaya tambahan minimal Rp200 per lembar.

" Konsumen akan kita sarankan untuk menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan di tiap gerai ritel modern," kata dia.

Sosialisasi KPTG untuk konsumen akan mulai dilakukan di gerai-gerai ritel modern melalui pengumuman poster, sosial media dan ajakan langsung dari kasir. Kantong belanja plastik yang kini menjadi barang dagangan tersebut juga akan memberikan kontribusi kepada negara berupa pajak pertambahan nilai (PPN).

2 dari 2 halaman

Rekomendasi Aprindo untuk Kantong Plastik

Selain itu, Aprindo merekomendasi penggunaan kantong belanja plastik sesuai SNI yang dikeluarkan oleh Badan Standard Nasional (BSN) atas rekomendasi Pusat Standarisasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Rekomendasinya adalah kantong plastik yang telah mempunyai kriteria mudah terurai (oxo-degradable atau bio-degradable).

" Aprindo siap mendukung usaha pemerintah yang bertujuan mengurangi konsumsi plastik khususnya melalui biaya kantong plastik sekali pakai di masyarakat. Aprindo turut serta secara aktif berkontribusi terhadap masalah tersebut, karena merupakan bagian dari masyarakat yang harus ikut serta bertanggung jawab,” kata dia.

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'