Negara Kaya Arab Bingung Cari Penerima Zakat

Reporter : Ramdania
Jumat, 29 Agustus 2014 11:28
Negara Kaya Arab Bingung Cari Penerima Zakat
Banyak negara yang masih mengalami masalah kemiskinan, tetapi di negara kaya Timur Tengah justru kesulitan mencari orang miskin. Alhasil, para warganya kesulitan mencari penerima zakat.

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyatakan pihaknya tengah menyiapkan aturan berstandar internasional terkait pengelolaan zakat. Dengan aturan tersebut diharapkan, dapat mempermudah penyaluran zakat lintas negara.

Staf Ahli Bidang Penelitian dan Kerjasama Internasional Baznas Irfan Syauqi Beik menyatakan aturan berstandar internasional mengenai pengelolaan zakat didasari keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan dan rasa adil bagi masyarakat di dunia. Pasalnya, terdapat beberapa negara kaya yang justru kebingungan mencari orang-orang yang memenuhi kriteria mustahik (berhak menerima zakat).

" Nanti standar ini juga mempermudah pemberian zakat lintas negara karena di Timur Tengah potensi penerimaan zakat besar, hanya saja orang yang berhak menerima zakat sedikit," ujarnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, kemarin.

Sayangnya, lanjut Irfan, zakat tersebut belum bisa masuk ke negara-negara yang tingkat kesejahteraannya masih rendah karena belum tersedianya aturan mengenai pemberian zakat lintas negara.

" Kuwait ada puluhan triliun zakatnya, tapi tidak ada mustahik, tapi mau disalurin ke Indonesia pun susah. Arab juga, ada sekitar 426 miliar riyal zakatnya, tapi tidak tahu itu dikemanakan," tandasnya.

Beri Komentar