27 Desember! Penerbit Reksa Dana Syariah Harus Punya UPIS

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 15 Desember 2017 18:18
27 Desember! Penerbit Reksa Dana Syariah Harus Punya UPIS
OJK ingin ada unit khusus untuk mengelola reksa dana syariah.

Dream – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatka perusahaan manajemen investasi (MI) yang mengelola reksa dana syariah untuk segera membentuk Unit Pengelola Investasi Syariah (UPIS). MI yang lalai dengan kewajiban itu dipastikan akan terkena sanksi. 

Kepala Departemen Pasar Modal 1B OJK, Sugianto mengungkapkan batas waktu perusahaan MI untuk membentuk UPIS itu jatuh pada 27 Desember 2017.  

" Per 27 Desember 2017, seluruh MI yang mengelola reksa dana syariah wajib membentuk MI syariah atau unit pengelola investasi syariah (UPIS)," kata Sugianto di Jakarta, Jumat 15 Desember 2017. 

Data OJK mencatat saat ini ada 49 manajer investasi yang memiliki reksa dana syariah. Dar jumlah tersebut, baru 1 MI syariah full fledged dan 12 MI yang sudah mengoperasikan unit khusus UPIS. 

" Ada satu MI syariah baru memiliki izin Paytren Aset Manajemen," kata Sugianto. 

Dia juga mencatat ada 62 ahli syariah pasar modal (ASPM), 12 perusahaan efek yang memiliki sistem online trading syariah (SOTS), 27 penjamin emisi efek sukuk, dan 14 bank kustodian. Ada juga 10 pihak penerbit daftar efek syariah.

Sugianto mengatakan pihaknya masih menyusun sanksi yang akan diterapkan bagi MI yang belum jua membuat UPIS.

" Sedang dipikirkan. Kalau ada pelanggaran, misalnya ada denda administrasi. Kalau ringan, kasih surat peringatan. Kalau yang berat, bisa berupa pembekuan izin. Bisa saja mereka tidak boleh menawarkan produk syariah," kata dia. 

(Sah)

 

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna