Laporkan WNI ke Polisi, 3 Bank Singapura Dipanggil OJK

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 21 September 2016 17:28
Laporkan WNI ke Polisi, 3 Bank Singapura Dipanggil OJK
Otoritas keuangan ingin meminta klarifikasi kabar bank Singapura mempolisikan WNI.

Dream – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil tiga bank yang memiliki afiliasi dengan Singapura. OJK meminta klarifikasi dari bank-bank itu terkait kabar adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan ke polisi setelah merepatriasi dana.

Demikian disampaikan oleh Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK, Irwan Lubis, melalui keterangan tertulis, yang diterima Dream pada Rabu 21 September 2016.

“ OJK sengaja memanggil khusus bank-bank yang memiliki afiliasi dengan Singapura untuk meminta penjelasan tentang kebenaran informasi bahwa bank induk mereka di Singapura melaporkan WNI yang mau merepatriasi dananya dalam rangka tax amnesty,” kata Irwan.

Ketiga bank yang dipmintai klarifikasi itu adalah OCBC-NISP, UOB, dan DBS. Proses klarifikasi dilakukan di kantor OJK, Jakarta, Selasa kemarin.

Sebelumnya beredar informasi yang menyebutkan bahwa bank di Singapura melaporkan nasabah WNI yang melakukan repatriasi dalam rangka tax amnesty sebagai suspicious transaction report kepada Singapore’s Commercial Affairs Departemen (CAD), unit kepolisian negara yang menanganai kejahatan keuangan.

 

1 dari 1 halaman

Jawaban Ketiga Bank

Menurut panjelasan tiga bank tersebut, kata Irwan, laporan itu memang dilakukan dalam rangka memenuhi standar Financial Action Task Force (FATF), sebuah lembaga yang dibentuk untuk mencegah pencucian uang antarnegara. Akan tetapi, laporan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh kepolisian Singapura (CAD), sehingga nasabah WNI dapat terus melakukan transaksi.

Irwan menjelaskan, bank-bank afiliasi Singapura dan juga induknya tetap mendukung program amensti pajak, bahkan mereka melakukan asistensi dan sosialisasi mengenai program ini.

“ Saya menegaskan bahwa OJK sangat menaruh perhatian pada keberhasilan program tax amnesty dan meminta bank-bank tersebut mendukung secara penuh serta mengkomunikasikan dengan induk perusahaanya di Singapura,” kata Irwan.

[crosslink_1]

Beri Komentar