Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menkeu Sri Mulyani Indrawati Dan Surat Untuk Peserta Tax Amnesty (Sumber: Antarafoto/Widodo S Jusuf)
Dream – Program amnesti pajak (tax amnesty) telah resmi berakhir pada Jumat, 31 Maret 2017. Di hari terakhir itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyempatkan diri menuliskan `surat cinta` kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program pengampunan pajak.
“Saya sangat menghargai Wajib Pajak yang telah mengikuti amnesti pajak untuk memulai tradisi kepatuhan membayar pajak sesuai ketentuan Undang-Undang,” kata Sri Mulyani dalam suratnya, dikutip dari setkab.go.id, Senin 3 April 2017.
Sri Mulyani berjanji akan meneruskan upaya membangun Indonesia yang adil dan sejahtera melalui kepatuhan membayar pajak oleh masyarakat Indonesia, dan membangun institusi pajak yang bersih, profesional, dan kompeten.
Amnesti pajak merupakan bagian dari keseluruhan langkah untuk mereformasi perpajakan mulai dari perbaikan aturan dan perundang-undangan, perbaikan organisasi, dan proses bisnis, perbaikan sumber daya manusia, dan perbaikan sistem informasi dan database.
“Dengan reformasi kita berikhtiar untuk membangun institusi pajak yang kuat, credible, penuh integritas, dan akuntabel,” kata dia.
Dengan deklarasi harta dan uang tebusan, dan repatriasi dari amnesti pajak, lanjut mantan Managing Director World Bank, pemerintah akan memanfaatkan dana tax amnesty untuk mendorong dan membangun ekonomi Indonesia agar makin maju dan makin mandiri.
Sri Mulyani menegaskan pajak adalah sumber daya untuk menyejahterakan rakyat Indonesia. “Infrastruktur, sekolah, rumah sakit, membantu usaha kecil, dan mengentaskan kemiskinan di desa, di kota perbatasan,” kata dia.
Secara khusus, Sri Mulyani mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang terus mendorong dalam menjalankan tugas mengumpulkan pajak dan mengelola keuangan negara secara hati-hati dan akuntabel.
Ucapan terima kasih juga disampaikan dia kepada jajaran Direktorat Jenderal Pajak yang melaksanakan tugas penuh dedikasi dan menjaga integritas hingga larut malam.
“Anda luar biasa,” bunyi akhir surat Sri Mulyani.

Sekadar informasi, berdasarkan statistik amnesti pajak di pajak.go.id, jumlah harta yang dideklarasikan sebesar Rp4.866 triliun, dana repatriasi Rp147 triliun, dan penerimaan sebesar Rp135 triliun.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari