Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Amnesti Pajak Menjadi Penyumbang Dalam Penerimaan Pajak.
Dream - Kebijakan tax amnesty yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyumbang Rp107 triliun kepada penerimaan negara. Kebijakan ini menjadi salah satu faktor penting penyumbang penerimaan pajak.
Hal itu diakui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seperti dilansir dari kemenkeu.go.id¸ Rabu 4 Januari 2016. “Sehingga kita masih membukukan (pertumbuhan) 4,2 persen,” kata Sri Mulyani di Jakarta.
Realisasi sementara pendapatan negara sebesar Rp1.551,8 triliun atau 86,9 persen dari target APBNP yang sebesar Rp1.786,22 triliun.
Penerimaan ini berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.283,6 triliun atau 83,4 persen dari target APBNP yang sebesar Rp1.539,16 triliun, dan penerimaan bukan pajak sebesar Rp262,359 triliun atau 107 persen dari target sebesar Rp245,08 triliun.
Sementara itu, realisasi belanja pemerinta sebesar Rp1.859,5 triliun atau 89,3 persen dari target yang sebesar Rp2.082,94 triliun. Realisasi ini terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.148,6 triliun serta dana transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp710,9 triliun.
Meskipun kondisi perekonomian 2016 masih diliputi ketidakpastian global dan ekonomi dalam negeri belum sepenuhnya pulih, Sri Mulyani mengatakan defisit APBN tahun 2016 masih berada di batas aman. Angkanya sebesar Rp307,7 triliun atau 2,46 persen terhadap PDB. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari