Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
OJK Menilai Amnesti Pajak Bisa Menjaga Kinerja IHSG Dan Rupiah Sepanjang 2016.
Dream – Kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai lebih baik dibandingkan dengan perekonomian global. Hal itu terindikasi dari naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan menguatnya kurs rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2016.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad dalam keterangan pers di kantornya, Jakarta, Jumat, 30 Desember 2016, mengatakan pada triwulan III 2016, perekonomian Indonesia tumbuh melambat di angka 5,02 persen.
Angka ini di bawah pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2016 yang sebesar 5,19 persen, namun di atas triwulan III 2015 yang sebesar 4,74 persen.
“Sentimen positif domestik terkait perkembangan perekonomian yang lebih baik (berasal) dari ekspektasi pasar dan program keberhasilan tax amnesty,” kata Muliaman di Jakarta.
Namun, lanjut Muliaman, program amnesti pajak telah berhasil menjaga penguatan IHSG dan nilai tukar di tengah dinamika kenaikan suku bunga The Fed (Fed’s Fund Rate/FFR) dan fluktuasi harga minyak.
Kondisi stabilitas jasa keuangan Indonesia juga dinilai masih berada dalam kondisi normal. Dan kinerja pasar keuangan domestik juga masih berjalan cukup baik.
“Tingkat kesehatan lembaga jasa keuanganyang masih dalam kondisi terjaga dengan didukung tingkat yang tinggi dan likuiditas yang memadai,” kata dia.(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini