Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad
Dream - Kalangan perbankan percaya diri menghadapi tahun 2017. Industri pengelola dana masyarakat in yakin bisa tumbuh double digit di tahun depan.
" Perbankan optimistis pertumbuhan ekonomi 2017 akan lebih dari 2016 karena dukungan keberhasilan program tax amnesty untuk pembiayaan infrastruktur, pemulihan harga komoditas, dan perbaikan ekonomi global," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad, di Jakarta, Jumat 30 Desember 2016.
Muliaman tak hanya mengklaim target tersebut. Dia mengatakan menangkap adanya optimisme kalangan perbankan dari rencana bisnis bank (RBB) tahun 2017.
Diproyeksikan total aset perbankan bakal tumbuh 11,28 persen menjadi Rp7.352 triliun pada 2017. Sementara kredit meningkat 13,25 persen menjadi Rp4.995 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) naik 11,94 persen menjadi Rp5.304 triliun.
Menurut Muliaman optimisme ini didukung dana repatriasi wajib pajak peserta amnest pajak yang sudah mulai masuk ke pasar modal. Hal itu ditunjang dengan relaksasi produk investasi untuk mendukung kebijakan tax amnesty.
Ada juga aturan segmentasi perizinan wakil perantara pedagang efek yang akan mulai dimanfaatkan untuk berkarier di pasar moda. " Ini bertujuan untuk menjadi ujung tombak pengembangan investor retail domestik di tanah air," kata dia.
Faktor pendukung lainnya adalah adanya aturan agen perantara pedagang efek dan regulasi terkait dengan gerai penjualan efek reksa dana akan mulai dimanfaatkan oleh lembaga jasa keuangan dan mini market di daerah untuk memasarkan efek reksa dana di berbagai pelosok daerah.
(Sah)
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?