7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Tiga Kebiasaan Buruk Di Tempat Kerja. Apa Saja?
Dream – Sudah lama bekerja di tempat kerja yang kamu jalani selama ini? Jika ya, pasti ada hal baik dan buruk.
Sisi baiknya, pegawai punya pekerjaan yang stabil. Namun buruknya, akan muncul kebiasaan-kebiasaan buruk ketika seorang karyawan sudah terlalu nyaman dengan pekerjaannya. Padahal, itu tidak terlalu baik bagi kesehatan karier.
Dilansir dari CheatSheet, Jumat 30 Desember 2016, ada tiga kebiasaan buruk yang harus diubah di tempat kerja.
Pertama, datang terlambat. Seorang karyawan yang biasa datang terlambat, harus belajar bangun lebih pagi jika ingin pekerjaannya aman. Konsisten datang terkambat ini tidak hanya menunjukkan ketidakdisiplinan, tapi juga ketidakpedulian terhadap manajer dan rekan kerja.
Kedua, berpakaian tidak pantas. Maksudnya di sini adalah lusuh. Seberapa besar masalah karyawan itu bukan alasan untuk tampak lusuh. Editor Director StyleCaster, Perrie Samotin, mengatakan berpakaian rapi adalah keharusan meskipun bekerja di lingkungan kerja yang kasual.
Ketiga, tidak mau bekerja sama. Meskipun tidak menyukai keberadaan orang lain, seorang karyawan harus belajar bekerja sama dengan rekan kerja. Bersikap tidak kooperatif justru bisa mematikan karier. Seorang pakar karier, Peter B. Stark mengatakan anggota tim tidak perlu menyukai tim kerja. Bahkan, mereka tidak percaya kalau formasi tim kerja yang ada itu bukanlah ide yang bagus.
“ Tapi, anggota tim bisa menunjukkan segalanya yang mereka bisa dalam pekerjaannya. Itu yang membuat tim kerja menjadi sukses,” kata Stark.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?