Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Gaji Menjadi Pertanyaan Menjebak Saat Wawancara Kerja.
Dream - Salah satu pertanyaan wawancara kerja yang menjebak adalah mengenai gaji. Sebagian pewawancara tidak akan mengajukan pertanyaan ini selama tahap pertama, tapi beberapa akan melakukannya, sehingga Anda perlu persiapan untuk menjawabnya.
Pertanyaan mengenai gaji ini sekilas memang nampak mudah dijawab. Namun tahukah Anda ketika tidak tepat dalam menjawab, penilaian negatif akan timbul.
Di tahap ini, kamu tidak mungkin akan menjual murah keterampilan yang dimiliki. Tapi, tidak bisa juga menjual keterampilan terlalu tinggi.
Berikut adalah cara menjawab pertanyaan menjebak tentang gaji saat wawancara kerja, dilansir dari CheatSheet, Rabu 28 Desember 2016.
© Dream
Jika pertanyaan tentang gaji itu tertulis dalam lembaran aplikasi, Anda sebaiknya menjawabnya. Atau bisa juga membiarkannya kosong.
Jika pertanyaan tentang gaji itu wajib diisi, tulislah dengan mengacu saran dari CareerRealism berikut ini: bisa diisi dengan 0 atau menjawabnya dengan nominal sesuai dengan riset pasar tenaga kerja atau mengisinya dalam bentuk kisaran (antara sekian hingga sekian).
Jika pertanyaan gaji dilakukan saat wawancara, pelamar harus menjawabnya. Jangan menyebutkan nominal yang terlalu rendah atau terlalu tinggi. Sebagian perusahaan mungkin sudah menyiapkan besaran gaji yang ditawarkan.
Jika pewawancara kerja telah menyebutkan nominal tersebut sebelumnya, sebaiknya menghormati nominal tersebut. Jika nominal tersebut dirasa terlalu kecil, Anda mungkin perlu mencari pekerjaan lain.
© Dream
Cobalah untuk menghindar dari pertanyaan tentang gaji dengan bertanya lebih spesifik tentang persyaratan pekerjaan. Pelamar juga bisa bertanya tentang paket fasilitas atau tunjangan, dan menjadikannya pertimbangan saat menginginkan gaji yang diinginkan.
Cara lainnya dengan menyebutkan kisaran nominal. Dengan demikian pewawancara akan tahu apakah mereka mampu untuk menyewa “kandidat”. Selain itu, pelamar tidak akan terkunci pada nominal tertentu yang mungkin Anda sesali di kemudian hari.
Menurut PayScale, pelamar tidak boleh menjadi pihak pertama yang menyebutkan nominal, dan usahakan untuk menghindari pertanyaan tentang gaji ini jika memungkinkan. Hal penting lainnya adalah melakukan riset lengkap tentang pasar untuk bidang pekerjaan yang diinginkan. Memahami keterampilan yang Anda kuasai dan jenjang pendidikan yang sudah ditempuh juga bisa menjadi alat negosiasi yang kuat.
© Dream
Pada akhirnya, pelamar mungkin harus menjawab pertanyaan tentang gaji. Namun, jika dapat membalikkan pertanyaan dan menghindari menjawab masalah gaji itu, itu adalah yang terbaik untuk dilakukan. Kecuali jika benar-benar hanya akan menerima pekerjaan untuk gaji tertentu, pelamar mungkin juga harus memberitahu pewawancara kerja.
Jika bisa mengulur pertanyaan tentang gaji hingga akhir wawancara, pelamar mungkin berada di tempat yang lebih baik untuk menegosiasikan gaji yang diinginkan karena akan yakin perusahaan ingin kandidat tersebut bekerja untuk mereka.
(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari