Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemerintah Ingin Pelayanan Publik Dasar Seperti Pembuatan KTP Buka Pada Sabtu Dan Minggu.
Dream – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi (PANRB) berencana tetap menjalankan pelayanan publik pada hari Sabtu dan Minggu. Kementerian ini menginginkan pelayanan publik, terutama di pelayanan dasar, tetap berjalan di akhir pekan.
“ Terutama di pelayanan dasar, seperti pengurusan KTP dan kependudukan. Jangan sampai masyarakat yang mengurus KTP harus menunggu hari Senin,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PANRB), Herman Suryatman, di Jakarta, ketika dihubungi Dream, Kamis 29 Desember 2016.
Herman menjelaskan, rencananya akan ada sistem bergilir pada kebijakan ini. Diharapkan pimpinan instansi bisa membuat jadwal shift untuk pelayanan publik di hari Sabtu dan Minggu.
Sementara PNS yang mendapat jatah masuk pada hari libur tersebut, akan mendapatkan libur pengganti di hari biasa. Jam kerja PNS pun tetap 37,5 jam per minggu.
“ Jadi, tidak mengurangi hak-hak PNS,” kata dia.
Herman mengatakan, sebenarnya, sistem pelayanan publik pada Sabtu Minggu ini telah diterapkan oleh beberapa instansi pemerintah, seperti Polres dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang tetap membuka layanan pada Sabtu dan Minggu.
“ Pak Menteri (Menteri PANRB, Asman Abnur) ingin pelayanan dasar buka seperti RSUD (pada hari Sabtu dan Minggu),” kata dia.
Herman mengatakan pihak kementerian tengah mengkaji kebijakan ini dari berbagai aspek, seperti aspek yuridis dan sosiologis. Dikatakan juga sebenarnya ada juga instansi pemerintah seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang yang membuka pelayanan publik pada hari Sabtu dan Minggu.
“ Sekarang, kan, penerapannya masih parsial. Ada yang menerapkan dan ada yang tidak. Nah, Pak Menteri ingin ke depannya lebih sistemik,” kata dia.
Kapan kebijakan ini bisa berlaku? Herman mengatakan pihaknya ingin kebijakan ini bisa terlaksana. “ Mudah-mudahan, tahun 2017 kebijakan ini sudah berjalan sistemik,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya