Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan ada dana milik Warga Negara Indonesia (WNI) mencapai Rp1.000 triliun 'terparkir' di luar negeri. Hampir 60 persen dari total jumlah tersebut ada di Singapura.
Namun uang itu tampaknya takkan lama lagi mengalir ke Indonesia. Pemicinya, Singapura sudah menyampaikan sikap mengikuti ketentuan internasional terkait penghindaran pajak. Bahkan Singapura memberikan sinyal dibukanya hubungan bilateral untuk menangani dana tersebut.
“Jadi, ini suatu hal yang positif dan saya akan mem-follow up seperti ini supaya kita bisa mendapatkan manfaat semuanya itu,” kata Sri, dikutip dari setkab.go.id, Selasa, 11 Juli 2017.
Sri juga mengatakan Singapura bersama Hong Kong dan Switzerland merupakan negara yang banyak menampung rekening milik WNI. Tiga negara ini menyatakan siap mematuhi standar internasional terkait masalah penghindaran pajak (tax invansion) dan menghindari pajak (tax avoidance) yang menjadi salah satu rekomendasi pada KTT G-20 di Hamburg, Jerman.
Selanjutnya, kata Sri, dalam pertemuan G-20, tiga negara tersebut khusus meminta bertemu dan menjelaskan bahwa mereka mengikuti standar internasional itu. Bahkan ketiganya siap menerima kunjungan Kementerian Keuangan untuk membahas masalah ini.
“Seperti yang Anda semua tahu bahwa kalau kami melakukan tax amnesty, sebagian besar dari wajib pajak kita itu harta dan dananya yang selama ini tidak di-disclose ada di Singapura, di Hong Kong, Australia, dan negara-negara seperti Switzerland. Jadi, ini adalah suatu langkah konkret yang akan menimbulkan suatu kepercayaan,” kata Sri.
Kini, kata dia, tak ada tempat bagi wajib pajak untuk menghindar dan bersembunyi dari kewajiban pajak. Ada 190 negara yang bersama-sama setuju tidak dibolehkan seseorang menyembunyikan identitas. Dengan begitu,akan menciptakan global governance atau tata kelola dunia yang semakin adil dan transparan.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari