Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan satu hal yang dikagumi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dari Indonesia. Bahkan, orang nomor satu Paman Sam itu mengaku iri.
Trump mengaku takjub dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“ Indonesia dianggap sebagai negara yang performing well, mulai dari tadi Presiden Trump mengatakan, ‘Wow, 5 persen? Kita envy (iri). Kita ingin pertumbuhan yang tinggi,” kata Sri Mulyani menirukan ucapan Trump, saat mengadakan konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, di Hotel Steingenberger, Hamburg, Jerman, dilansir dari kemenkeu.go.id, Selasa 11 Juli 2017.
Sri Mulyani mengatakan Indonesia beruntung bisa diajak bergabung dalam Grup 20 (G-20). Dengan bergabung kelompok negara dengan ekonomi terbesar dunia ini, setiap negara termasuk Indonesia akan tahu posisi negaranya dalam perekonomian dunia.
“ Kalau dibanding-bandingkan apakah yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dibandingkan dengan negara lain, katakanlah posisi makro ekonomi, pertumbuhan ekonomi, inflasi, perdagangan internasional, nilai tukar, kesempatan kerja, itu semuanya bisa menggambarkan bahwa Indonesia ada di level mana,” kata dia.
Pertemuan G20. lanjutnya, juga bisa meningkatkan kepercayaan diri dan reputasi Indonesia di mata internasional. Selain bisa menciptakan daya tarik, Indonesia juga bisa belajar dari negara lain.
“ Itu adalah hal-hal yang menurut saya konkret untuk bisa dilihat, dicapai oleh Indonesia, tapi sebagai negara yang besar, Indonesia akan diminta untuk menjadi warga negara dunia yang responsible,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam