Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Syariah Mandiri-FIF Group Menandatangani Kerja Sama Pembiayaan Syariah Sebesar Rp500 Miliar. (Foto: Bank Syariah Mandiri)
Dream – PT Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menandatangani akad pembiayaan line facility dengan perusahaan pembiayaan, PT Federal International Finance (FIF Group). Perjanjian tersebut merupakan penambahan fasilitas pembiayaan modal kerja sebesar Rp500 miliar.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Presiden Direktur FIF Group, Margono Tanuwijaya, dengan Direktur Keuangan FIF, Hendry Christian Wong, serta Direktur Wholesale Banking BSM, Kusman Yandi.
“ Alhamdulillah, kerja sama ini sangat baik dan menguntungkan kedua pihak,” kata Kusman di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima Dream, Selasa 11 Juli 2017.
Pembiayaan ini menggunakan akad mudharabah line facility dengan tenor maksimal tiga tahun. FIF Group akan menggunakannya dana pembiayaan itu sebagai modal kerja pembiayaan syariah untuk sepeda motor baru dan sepeda motor bekas merek Honda melalui brand AMITRA.
Kusman mengatakan pembiayaan ini merupakan penambahan pembiayaan terhadap FIF Group. Sebelumnya, BSM telah membiayai FIF Group sebesar Rp500 miliar. Penambahan pembiayaan ini dilakukan karena tingginya potensi pembiayaan kendaraan roda di FIF Group. Dia juga berharap FIF Group bisa masuk ke pembiayaan segmen ritel.
“ Karyawan FIF Group dan Grup Astra bisa menggunakan jasa dan layanan perbankan syariah dari BSM seperti gadai dan cicil emas,” kata Kusman.
Margono menambahkan, perusahaannya sedang memperhatikan pengembangan bisnis berbasis syariah. “ Apalagi, hal ini juga selaras dengan imbauan pengembangan pembiayaan syariah guna meningkatkan potensi niche market syariah di Indonesia,” kata dia.
Hendry mengutarakan kerja sama keddua pihak ini memiliki kesamaan misi, yaitu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya