Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Ada Salahnya Mengajarkan Uang Kepada Anak. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sebagian besar anak tidak memahami atau tak tahu apa-apa tentang uang. Agar bisa memahaminya, banyak orang tua coba mengajarkan anaknya tentang uang sedini mungkin.
Biasanya orang tua mengajarkan cara mengenal uang dengan menabung atau tidak menghambur-hamburkan uang untuk keperluan yang tidak perlu.
Tapi tahukah Sahabat Dream, ada batasan orang tua mengajarkan anak soal uang.
Dilansir dari Business Insider, Senin 10 Juli 2017, pakar keuangan pribadi, Beth Kobliner, dalam bukunya Make Your Kid a Money Genius (Even if You’re Not), mengatakan orang tua bisa mengajarkan anak tentang apa yang tak boleh diberi tahu kepada anak-anak.
“ Ketika berbicara tentang uang, saya berpikir ada beberapa hal yang anak-anak semestinya tidak boleh tahu,” kata Kobliner.
Pertama, seberapa besar uang yang dihasilkan orang tua. Orang tua dianjurkan agar tidak memberi tahu anak tentang uang yang dihasilkan. Ini bisa mencegah anak untuk beranggapan penghasilan yang didapat orang tua lainnya sama dengan yang dihasilkan orang tuanya.
Kedua, berapa banyak yang dibelanjakan untuk membeli hadiah. Kobliner mengatakan anak-anak tidak berpikir tentang uang yang dikeluarkan untuk membeli hadiah. Mereka hanya tahu memberi dan menerima.
“ Yang pertama dan terpenting, nilai hadiah tidak selalu tecermin dalam harganya,” kata dia.
Ketiga, kekhawatiran orang tua untuk membayar kuliah anak. Bisa menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang tua mana pun. Akan tetapi, keinginan ini bisa menjadi sebatas mimpi karena masalah biaya.
Kobliner menyarankan orang tua untuk tidak mellibatkan anak dalam percakapan biaya pendidikan sampai mereka berada di tingkat sekolah menengah.
“ Hindari pembicaraan yang terlalu negatif. Ini bisa disalahartikan dan anak bisa menyimpulkan bahwa perguruan tinggi menjadi beban,” kata dia.
Kobliner meminta orang tua untuk mengajarkan anak menabung jika mereka ingin buah hatinya mengenyam perguruan tinggi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya