Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi Dan Presiden Recep Tayyip Erdogan Menggelar Konferensi Pers Bersama Di Istana Kepresidenan Turki, Ankara. (Foto: Setkab.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo menyambut baik hasil konkret kerja sama industri pertahanan dengan Turki, yang telah meluncurkan tank kelas menengah kpaplan, serta nota kesepahaman antara PT Dirgantara Indonesia dengan Turkish Aerospace Industry untuk kerja sama di bidang kedirgantaraan. Jokowi berharap kerja sama ini bisa ditingkatkan.
“ Tadi juga kami telah menyepakati untuk menambah kerja sama di bidang pembuatan kapal selam dan drone. Ini juga akan ditindaklanjuti oleh tim dari kedua negara,” kata Jokowi dalam pernyataan pers bersama Erdogan di Istana Kepresidenan Turki, Ankara, dilansir oleh setkab.go.id, Jumat 7 Juli 2017.
Menurut Jokowi, Indonesia dan Turki merupakan dua negara yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan kerja sama. Kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, Jokowi menyampaikan beberapa kerja sama konkret yang bisa diprioritaskan, antara lain di bidang perdagangan dan investasi, pertahanan, energi, serta memerangi terorisme.
“ Kami telah sepakat berupaya mengembalikan tren positif perdagangan dan investasi, antara lain melalui negosiasi Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA), pengurangan atau pengakhiran hambatan perdagangan dan penciptaan iklim investasi yang kondusif,” kata mantan Walikota Solo itu.
Tentang kerja sama di bidang energi, Jokowi mengatakan, keduanya fokus kepada pemenuhan kebutuhan energi listrik di kawasan kepulauan Indonesia. Contohnya melalui kapal penyedia pasokan listrik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya