Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Tak Jarang Masyarakat Cenderung Berbelanja Online Selama Ramadan.
Dream – Bulan Ramadan menjadi momen meningkatnya belanja masyarakat dibandingkan bulan-bulan lainnya. Seiring perkembangan dunia maya, masyarakat Indonesia kini semakin banyak melakukan belanja online untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran.
Sebuah platform online, JakPat merilis hasil riset terbaru. Kegiatan riset ini berlangsung secara online menggunakan mobile app khusus yang bisa diakses melalui sistem perangkat android dan iOS pada 12-17 Juni 2017.
Dari 1.000 responden asal 34 provinsi, ditemukan sebanyak 65 persen responden berbelanja 1-2 kali selama bulan Puasa. Generasi kekinian menjadi orang yang paling banyak berbelanja online.
Corporate Relation JakPat, Ainun Habibah, mengatakan penggunaan internet yang tinggi di Indonesia menyebabkan perilaku belanja masyarakat berubah. Mereka kini cenderung menggunakan situs dan aplikasi belanja online.
“ Kebiasaan ini turut mempengaruhi pilihan metode belanja masyarakat di bulan Ramadan dengan lebih mengutamakan kepraktisan dan kemudahan yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan e-commerce di Indonesia,” kata Ainun melalui keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis, 6 Juli 2017.
Ainun melanjutkan lebih dari 94 persen responden menyebut ada tiga aspek utama pertimbangan belanja online saat Ramadan. Tiga aspek tersebut yaitu variasi produk yang ditawarkan, promosi diskon Ramadan yang menarik, dan bebas biaya pengiriman.
Selain itu, ada lima kategori yang paling banyak dicari, yaitu fesyen dan aksesoris wanita, gawai dan aksesorisnya, fesyen Muslim, fesyen pria, serta kategori perawatan dan kecantikan.
Kemudian Ada sebanyak 97,3 persen responden puas berbelanja online. Riset ini menunjukkan aktivitas belanja online menarik perhatian dan menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia.
“ Tren belanja online ini diprediksi akan terus tumbuh ke depannya. Oleh karena itu, kami berharap hasil riset ini bisa menambah informasi untuk memahami perilaku belanja online di masyarakat pada bulan Ramadan,” kata dia.
Ainun juga menjelaskan ada beberapa situs belanja online yang menjadi favorit masyarakat Indonesia selama Ramadan. Yang teratas adalah Shopee dengan 49,3 persen responden berbelanja laman tersebut.
Selanjutnya ada Lazada yang memiliki 20,7 persen responden senang berbelanja di laman itu, sedangkan Tokopedia 16 persen sebanyak. Bukalapak dan Elevenia menempati posisi keempat dan kelima sebagai e-commerce terfavorit untuk belanja online selama Ramadan.(Sah)
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series