Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaimana Cara Orang India Menjaga Hatanya Supaya Tetap Kaya? (Foto: Shutterstock)
Dream – Ada cara yang unik yang dilakukan orang kaya India untuk memelihara kekayaannya. Dia tidak menggunakan jasa bank atau akuntan profesional, tetapi konsultasi keuangan keluarga.
Dilansir dari CNBC, Kamis 6 Juli 2017, kini orang super kaya India, baik pemilik bisnis, wirausaha, selebritis, maupun seorang eksekutif, berpaling dari bank untuk mengelola keuangan.
Mereka cenderung memilih jasa keuangan yang satu ini karena konsultasi keuangan keluarga tidak hanya memberikan nasihat investasi, tetapi juga konsultasi perpajakan, donasi, sampai investasi alternatif.
“ Tak ada yang mendengar kantor keluarga 15 tahun yang lalu, ketika saya mendirikan kantor ini. Kini, orang India mendirikan bisnis ini untuk membangun dan menambah kekayaan keluarga,” kata pemilik kantor keluarga Client Acciociates, Himansu Kohli.
Secara global, ada 10 ribu kantor konsultasi keuangan yang menangani keuangan, sedangkan di India ada 200 kantor.
Keluarga yang memiliki aset lebih dari 10 miliar rupee (Rp2,06 triliun), menyewa jasa konsultasi keuangan secara ekslusif, sedangkan keluarga yang beraset 500 juta rupee-5 miliar rupee (Rp103,26 miliar-Rp1,03 triliun) menyewa jasanya.
Di India, jasa konsultasi ini mengelola 20 persen total kekayaan negara di mana angkanya diperkirakan sebesar US$3 triliun (Rp40.124 triliun) pada 2016.
Menurut Credit Suisse, India telah memiliki jutawan sebanyak 178 ribu orang. Angka ini lebih sedikit daripada Tiongkok yang jumlah jutawannya mencapai 1,6 juta, padahal jumlah penduduknya sama-sama mencapaoi 1,6 miliar orang.
Chief Executive Officer Waterfield Advisor, Soumya Rajan, mengatakan bahwa kondisi pasar modal, pertumbuhan startup, dan berkembangnya industri keuangan bisa mempengaruhi kondisi keuangan. Untuk itulah, orang kaya memerlukan jasa konsultasi keuangan, terlebih untuk mengelola keuanan mereka.
“ Orang kaya di India memerlukan seseorang yang duduk di sampingnya. Seseorang yang bisa dipercaya (untuk masalah keuangan),” kata Shomya. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya