Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Petronas Twin Tower Di Malaysia.
Dream – Tidak dapat dipungkiri bahwa Malaysia—negara tetangganya Indonesia—merupakan negara yang lebih maju daripada Indonesia, baik pembangunan maupun keuangan syariah. Tapi, apa yang membuat Malaysia lebih maju daripada Indonesia, ya?
Dilansir dari Quora, Rabu 5 Juli 2017, seorang pelajar University of Malaya, Muhammad Yadizi, mengatakan ada banyak keunggulan yang dimiliki oleh Malaysia dan menjadikan Negeri Jiran itu lebih maju daripada Indonesia.
Contoh yang pertama, keadaan alamnya. Yadizi mengatakan Malaysia tidak punya bencana alam terbesar.
“ Selama terjadi tsunami yang melanda Aceh, Malaysia aman. Kalau tidak ada pulau sebesar Sumatera, banyak kota kecil di pesisir barat Malaysia yang akan tersapu. Ini bukan guyonan,” tulis Yadizi.
Selanjutnya, Yazidi melanjutkan, dilihat dari sejarah, Malaysia terbilang beruntung daripada Indonesia. Di bawah penjajahan Inggris, negara ini mendapatkan banyak hal, seperti diajarkan berkebun kelapa sawit dan sistem parlemen. Ditambah, tidak ada perang merebut kemerdakaan. Yang ada, negosiasi dengan Inggris agar Malaysia merdeka.
“ (Saya) tidak yakin apa yang diajarkan Belanda kepada Indonesia. Yang saya tahu adalah manfaat menjadi bagian dari negara persemakmuran, baik di sisi pendidikan maupun keamanan,” tulis dia lagi.
Yadizi pun beralasan Malaysia maju juga karena terdampak dari kemajuan Singapura. Dikatakan bahwa kemajuan pembangunan Singapura memberikan dampak positif terhadap Malaysia. Misalnya, perdagangan Malaysia dan Singapura yang notabene tergolong negara kaya, berimbas baik terhadap neraca perdagangan Malaysia.
“ Bayangkan kalau Singapura itu negara miskin,” tulis Yadizi.
Contoh yang ketiga, Yadizi mengatakan Malaysia termasuk ke dalam bangsa yang kondisinya relatif stabil. Terlebih, negara ini termasuk ke dalam salah satu negara penggagas berdirinya negara ASEAN.
“ Saya menghormati para pemimpin ASEAN yang menggagas ASEAN. Bayangkan, apa yang akan terjadi jika negara-negara berperang satu sama lain. (Untuk itu, lebih baik) Malaysia berdagang dengan tetangga-tetangganya dan mendapatkan keuntungan dari mereka,” tulis dia.
© Dream
Namun warga Malaysia lainnya, Victor Chin, tak sependapat dengan argumen Yazidi. Menurutnya, Malaysia mungkin unggul dalam hal pembangunan infrastruktur atau standar hidup.
Menurut Chin, Indonesia justru selangkah tertinggal jika dilihat dari data-data ekonominya. Indonesia, menurut Chin, justru lebih unggul dalam hal pendapatan domestik bruto (PDB). Meski secara pendapatan per kapita masih kalah.
Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir juga lebih tinggi dari Malaysia. Dan nilai ekspor Indonesia dalam mata uang dollar AS lebih unggul dari negeri Jiran itu.
Yang mengejutkan, utang yang dimiliki Malaysia justru lebih banyak dari Malaysia. Begitu pula cadangan devisa Indonesia dalam mata uang asing dan emas yang lebih berlimpah.
Bagaimana menurut Sahabat Dream?
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya