Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Berbincang-bincang Dengan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Sebelum Bertolak Dari Bandara Halim Perdanakusuma. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Jerman. Jokowi akan memanfaatkan momen ini untuk mendorong para anggota negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu untuk “ perang” melawan penggelapan pajak.
“ Terkait ekonomi dan keuangan global, Jokowi akan menyinggung pentingnya aksi bersama anggota G-20 dalam memerangi penggelapan pajak mengingat G-20 harus mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berimbang,” kata Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dikutip dari setkab.go.id, Rabu, 5 Juli 2017.
Bey mengatakan Jokowi juga akan mendorong G-20 bisa memberikan solusi berbagai tantangan global. “ Utamanya dalam menghadapi ancaman terorisme di mana Presiden akan menjadi pembicara utama dalam sesi tersebut,” kata dia.
Kunjungan Jokowi ke Jerman akan dijalankan usai lawatan ke Turki.
Hari ini, Jokowi bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, dan sejumlah pejabat negara, seperti Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dan Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong, pada Rabu, 5 Juli 2017, bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, ke Turki, dan dilanjutkan ke Jerman.
Lawatan Jokowi ke Turki ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Recep Tayip Erdogan ke Jakarta pada 2015 lalu.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya