Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Orang Sukses Punya Karisma Tersediri Untuk Memikat Perhatian Orang Lain. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Sederetan orang sukses seperti Bill Gates, Mark Zuckberg, dan Jack Ma tak asing lagi di telinga kita. Jika mereka berbicara, banyak orang yang terpukau mendengarkannya.
Bahkan, tak jarang orang-orang ingin sekali berbincang-bincang dengan mereka.
Tahu mengapa? Mereka punya karisma tersendiri yang bisa membuat hati orang terpincut. Karisma inilah yang menjadi “ kekuatan super” orang-orang sukses.
Dilansir dari The Muse, Rabu 5 Juli 2017, ada lima hal dari orang sukses yang bisa menjadi “ pemikat” untuk membuat lawan bicaranya betah berlama-lama berbincang-bincang dengannya.
Pertama, mereka murah senyum.
Ya, ini sangat sederhana. Menurut riset, senyum tidak hanya membuat seseorang terlihat lebih ramah dan mudah didekati, tetapi juga memberikan aura positif bagi teman-temannya. Ketika semuanya senang, mereka akan memiliki ikatan yang kuat dalam sebuah diskusi.
Ingat, orang yang mudah didekati bukanlah orang yang selalu memasang senyum—terlalu banyak senyum akan terlihat aneh. Orang sukses biasanya tahu kapan mereka harus memasang senyum dan kapan menunjukkan wajah serius.
Kedua, orang sukes mendengarkan dan tidak menghakimi.
Orang yang sukses biasanya tipe orang pendengar. Mereka juga tidak mudah menghakimi seseorang. Orang-orang sukses ini biasanya akan memberikan saran kalau diminta oleh lawan bicaranya dan tidak memaksakan pendapatnya.
Ketiga, mereka tidak takut untuk menjadi lemah.
Sepintas terdengar cukup aneh. Siapa yang mau berbagi masalah dengan seseorang yang punya kekuatan? Tapi, jika berbagi kelemahan, orang sukses akan memperlihatkan bahwa tidak sendirian menjadi orang lemah di dunia. Orang sukses bisa berbagi masalah dan mendiskusikannya secara terbuka dan ini akan mendorong yang lainnya untuk berbagi hal yang sama. Jika orang sukses selalu bersikap sempurna, mereka tidak akan bisa didekati dan menganggap orang lain bisa mengintimidasi mereka.
Keempat, mereka punya bahasa tubuh “ mematikan”.
Kalau senyum bisa meningkatkan mood seseorang, gesture tubuh lainnya bisa membuat orang lain lebih terbuka. Pakar bahasa tubuh, Vanessa Van Edwards, mengatakan orang sukses yang menganggukkan kepala tiga kali, akan membuat lawan bicaranya berbicara 3-4 kali lebih panjang.
Kelima, orang sukses melempar pertanyaan.
Ada dua alasan mengapa mereka bertanya ketika berdiskusi, yaitu ingin mendapatkan perhatian dan menjadikan diri sendiri sebagai pembicara yang paling diingat. Jika ingin menjadi orang sukses, jangan ragu untuk bertanya dalam sebuah forum dan tunjukkan rasa ingin tahu. Bertanya ini memang akan memperlihatkan kelemahan Anda—tidak tahu apa-apa, tapi itu bukanlah masalah. Bertanya ini juga akan membuat seseorang terlihat lebih pintar…dan siapa yang tidak ingin berbicara dengan orang pintar?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya