Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Menteri Perdagangan Internasional Dan Industri Malaysia, Datuk Seri Mustapa Mohamed (kiri), Dan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi (kanan), Ketika Mengunjungi Malaysia International Halal Showcase (Mihas) Di Kuala Lumpur, Malays
Dream – Malaysia percaya diri bisa menjadi hub atau pusat halal dunia pada tahun 2020. Tak hanya sektor keuangan, Negeri Jiran ini masih menjadi pemimpin industri halal dunia mulai dari makanan dan minuman sampai pariwisata.
Pernyataan tersebut Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, Datuk Seri Mustapa Mohamed seperti dilansir laman Malay Online, dikutip Dream, Jumat 7 April 2017.
“ Kami unggul di bidang makanan dan minuman jika dibandingkan dengan negara lainnya dan logo halal kami mendapatkan pengakuan yang baik,” kata dia usai acara peluncuran Malaysia International Halal Showcase (Mihas) 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia
Mustapa mengatakan Malaysia telah membantu negara-negara lain dan bekerja dengan lembaga sertifikasi halal mereka untuk mendapatkan sertifikat halal.
“ Saat ini, kami sedang bekerja sama dengan Indonesia untuk menyusun standardisasi sertifikat halal,” kata Mustapa.
Sekadar informasi, ekspor produk halal Malaysia pada 2016 sebesar 9,3 miliar ringgit (Rp27,95 triliun). Komoditas utama ekspor tahun lalu adalah makanan dan minuman dan diikuti oleh bahan-bahan halal dan produk turunan minyak kelapa sawit.
Pasar ekspor Malaysia adalah Tiongkok, Singapura, Amerika Serikat, dan Jepang. Ekspor produk halal Malaysia diproyeksi akan berkontribusi 8,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Malaysia pada 2020.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
