Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Membuka Jalan Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Mendapatkan Pembiayaan Syariah.
Dream – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang. Salah satunya memfasilitasi pengusaha ekonomi kreatif untuk mendapatkan pembiayaan dari perbankan syariah melalui business matching.
“ Bekraf memberikan akses kepada pelaku ekonomi kreatif pada sumber permodalan dari perbankan syariah dalam rangka mengembangkan usaha,” kata Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, dalam seminar 'Sharia Banking for Creative Business Matching' di Batusangkar, Sumatera Barat, dilansir dari situs bekraf.go.id, Kamis 6 April 2017.
Fadjar mengatakan business matching mempertemukan 250 pelaku ekonomi kreatif dan 13 perbankan syariah. Di sana, perbankan syariah memberikan pemahaman terhadap model pembiayaan untuk pelaku ekonomi kreatif.
“ Sehingga pelaku ekonomi kreatif bisa mengakses permodalan perbankan syariah,” kata dia.
Sekadar informasi, 13 bank syariah yang terlibat dalam acara ini adalah PT BRI Syariah, PT BNI Syariah, PT Bank Muamalat Indonesia, PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank Nagari Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat, Bank CIMB Niaga Syariah, UUS Bank Danamon, Bank Bukopin Syariah, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Angkek Candung, BPRS Al Makmur, BPRS Haji Miskin, dan BPRS Gajahtongga Kotopiliang.
Para pelaku ekonomi kreatif bisa leluasa menanyakan model pembiayaan syariah. Mereka juga dapat mengajukan proposal pembiayaan syariah untuk mengembangkan usahanya.
250 pengusaha yang hadir ini merupakan pelaku usaha kreatif yang menjadi bimbingan Bekraf, memiliki merek, bukan merupakan pedagang, dan sudah menjalankan usaha kurang lebih setahun. Para peserta yang datang ke acara ini telah membawa proposal untuk mengajukan pembiayaan syariah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya