Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Dewasa ini, kesadaran kaum muda untuk menyiapkan masa depan telah bertumbuh. Banyak dari mereka yang mulai menanamkan pendapatannya untuk investasi.
Produk investasi pun kian beragam. Mulai dari emas, reksa dana, hingga properti semakin diminati kaum muda.
Hal ini juga dialami oleh dua artis cantik, Maudi Ayunda dan Titi Kamal. Keduanya tertarik untuk berinvestasi properti.
Maudy mengaku punya alasan sendiri memilih investasi properti daripada yang lain. Bagi dia, properti bisa dimaknai sebagai kemandirian.
" Menurut aku, memiliki properti itu bentuk kemandirian juga karena bisa ditinggali atau dikontrakkan. Properti itu kanal yang menarik buat aku," kata Maudy usai Peluncuran Brand Promise PT Bank CIMB Niaga Tbk di Jakarta, Rabu, 5 April 2017.
Pelantun lagu 'Perahu Kertas' mengaku belajar investasi properti dari keluarganya. Maudy mengatakan properti dinilai 'aman' untuk jangka panjang.
" Secara jangka panjang, (nilai) properti akan naik," kata dia.
Sementara terkait pilihan antara apartemen atau rumah tapak, Maudy mengaku lebih menyukai rumah tapak. Meski demikian, pilihannya dapat berubah sesuai kebutuhan.
" Cuma bebas sih, sebenarnya. Aku selalu melihat kebutuhan," kata dia.
Sementara Titi punya ketertarikan berinvestasi properti dalam bentuk vila, rumah tapak, serta tanah. Selain faktor kenaikan harga di masa depan, istri aktor Christian Sugiono ini mengatakan bentuk investasi tersebut dapat diambil manfaatnya di waktu dekat dengan cara disewakan,
Hal ini dia lakukan pada sebuah vila miliknya di Bali. " Bisa dipakai untuk jalan-jalan (menginap ketika jalan-jalan), investasi, dan menghasilkan juga," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya