Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Rumah Tua Di San Fransisco Dijual Sangat Murah. (Foto: Oddity Central)
Dream – Semua orang tahu, harga rumah saat ini sangat mahal. Apalagi jika properti itu terletak di lokasi strategis dan bergengsi. Sudah pasti harganya selangit, bahkan terkadang sampai tak masuk akal.
Salah satunya di San Fransisco, Amerika Serikat. Di sana, sebagaimana dilansir oleh Oddity Central, Minggu 2 April 2017, harga rumah sudah tidak ada yang berada di kisaran ratusan juta rupiah, tetapi sudah menembus angka miliara rupiah.
Menurut pakar properti di Zillow, rata-rata harga rumah di San Fransisco sebesar US$1,15 juta atau sekitar Rp15,32 miliar. Rata-rata harga sewa perbulan saja sebesar US$4 ribu atau Rp53 juta.
Mahal, bukan?
Tapi, ada sebuah rumah di San Fransisco yang dijual dengan harga cukup miring, hanya US$499 ribu atau sekitar Rp6,65 miliar. Rumah tersebut dibangun pada tahun 1916 dan terletak di Jalan Maryland 167.
Jika dibanding rata-rata harga rumah di sana, banderol ini termasuk sangat murah. Meski murah meriah, tidak ada orang yang mau tinggal di rumah yang memiliki tiga kamar tidur itu.
Mengapa?
Sebenarnya, bila dilihat dari luar, rumah itu tampak baik-baik saja. Namun ketika melihat ruangan-ruangannya, orang-orang akan mengelus dada.
Hampir sebagian besar rumah itu rusak parah dan tidak terawat. Atap rumah banyak yang bolong. Dinding pun mengelupas di sana-sini.

Ruangan kamar mandi di rumah itu tidak elok dipandang mata. Tidak ada daun jendela dan hanya ditutupi oleh kain. Sama dengan bagian lain, tembok di sini juga mengelupas.

Ruangan kamar tidur tidak kalah parah. Pelapis dinding kamar banyak yang mengelupas dan memperlihatkan rangka kayu bangunan. Ranjangnya pun berdebu.

Rumah di San Fransisco ini terkesan seperti rumah yang tidak dihuni selama bertahun-tahun. (eko)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari