Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Chen Jingyang Dan Sophia (shanghaiist.com
Dream - Benar kata pepatah, jodoh tak bisa ditebak. Menembus ruang, tak kenal bangsa dan suku. Kalau sudah takdir, pasangan berbeda latar pun bisa bersatu.
Tentu kita masih ingat kisah Bayu Kumbara. Pemuda asal Sumatera Selatan yang berjodoh dengan bule cantik asal Inggris, Jennifer Brocklehurst.
Perjalanan cinta keduanya menjadi perbincangan para netizen. Menjadi viral di jejaring media sosial.
Kisah serupa juga terjadi di China. Tepatnya di Kota Heihe, Provinsi Heilongjiang. Kali ini, pemuda beruntung itu adalah Chen Jingyang, pekerja tambang berusia 28 tahun.

Chen berpacaran dengan seorang gadis cantik asal Rusia, Sophia. Chen menikahi gadis berusia 22 tahun itu pada Sabtu pekan lalu.
© Dream
Awalnya, Sophia datang ke Heihe lima tahun lalu untuk belajar Bahasa Mandarin. Saat di universitas, dia sangat memahami budaya China dan mulai lancar berbahasa Mandarin.
Setelah lulus, Sophia enggan pulang ke Rusia dan memilih bekerja di perusahaan di Kota Heihe.
Pada semester ke dua 2016, Chen, yang merupakan buruh tambang batu bara, berkenalan dengan Sophia melalui temannya. Chen lalu memberanikan diri mengajak Sophia berbincang melalui aplikasi percakapan WeChat.

Sejak saat itu, tiap kali Chen selesai bekerja, dia akan menghabiskan waktu mengobrol dengan Sophia. Lantaran tidak tinggal di kota, Chen meminta keluarganya mengirimkan bunga kepada Sophia. Mendapat kiriman bunga itu, Sophia begitu gembira.
Sophia mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama. Setelah sepekan berpacaran, dia mengajukan cuti untuk mengunjungi Chen di tambang batu bara.
© Dream
Segera setelah itu, dia memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan demi menguatkan hubungannya dengan Chen.
Sophia tinggal di pondokan pekerja tambang yang kumuh dengan toilet dan kamar mandi di luar ruangan, serta katak dan tikus yang berlarian.

Sophia mengatakan hal itu mungkin sebuah kesulitan untuk sementara waktu. Tetapi, sekaligus juga penuh kebahagiaan.
© Dream
Setelah pacaran selama setengah tahun, Chen melamar Sophia dan gadis itu menerimanya.
Saat ini, pasangan tersebut tidak memiliki rumah, mobil, bahkan tabungan. Tetapi, Sophia mengatakan mereka memiliki sesuatu yang jauh lebih berharga.
" Saya percaya bahwa cinta adalah sesuatu yang lebih penting. Kami hanya butuh bekerja keras dan saya yakin kami akan segera bisa membeli rumah dan mobil," ucap dia.
Chen telah berhenti dari pekerjaannya. Pada April, pasangan ini berkunjung ke rumah Sophia di Rusia untuk perayaan pernikahan. Untuk selanjutnya, keduanya memutuskan untuk membuka usaha di Rusia.
Sumber: shanghaiist.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya