Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Ekonomi Syariah (Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama kementerian dan lembaga terus mendorong inisiatif pembiayaan terhadap pelaku UMKM. Salah satunya Securities Crowdfunding (SCF) syariah.
Dikutip dari laman KNEKS, SCF syariah merupakan inovasi dalam bidang financial technology yang menawarkan alternatif solusi bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pendanaan dengan skema penerbitan saham syariah dan sukuk.
Deputi Direktur Akselerasi dan Kemitraan Usaha Syariah KNEKS, Ahmad Iqbal, mencatat sudah ada 91 UMKM yang menerbitkan saham syariah dan sukuk pada tahun 2022 dengan total nilai investasi sekitar Rp185,69 miliar.
“ Ini dana yang besar, ternyata para investor mulai tertarik untuk berinvestasi di usaha-usaha kecil dan menengah,” kata Ahmad dalam acara Muslim Life Fair di JIEXPO Kemayoran.
Menurutnya hal ini dapat menjadi alternatif investasi selain deposito, reksadana dan lainnya. Ahmad menambahkan, lembaga pembiayaan syariah juga sudah lebih variatif daripada konvensional. Di mana ada bank wakaf mikro serta bank zakat mikro.
“ Jadi dhuafa pun orang yang tidak mampu itu bisa dibantu dari sisi pembiayaan, ada skemanya,” ujarnya.
Lalu kemudian dari sisi pemerintah, sebut Ahmad, sudah ada dana program baik dari lembaga pengelola dana bergulir untuk koperasi-koperasi dengan skema syariah, pembiayaan ultra mikro syariah, serta lainnya.
Adapun lembaga pembiayaan di Kementerian Kelautan dan Perikanan juga berencana menyediakan pembiayaan pada skema syariah.
Tak hanya itu pembiayaan bagi UMKM juga sudah tersedia pada lembaga keuangan komersial, seperti bank syariah, BPRS, BMT, multifinance, Modal Ventura, Peer to Peer Syariah, hingga Securities crowdfunding (SCF) syariah itu sendiri.
“ Secara total selama 2022 kemarin telah memberikan pembiayaan pada pelaku umkm mencapai Rp149 triliun,” sebut Ahmad.
Hal yang menjadi catatan, Ahmad mengatakan pelaku UMKM perlu menemukan pembiayaan yang cocok. Apakah bisnisnya cocok ke bank, multifinance, modal ventura dan sebagainya.
“ Setiap lembaga keuangan punya itu punya karakter masing-masing, punya appetite (red) masing-masing,” katanya.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya