Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kini, 7-Eleven Tak Lagi Beroperasi Di Indonesia. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Sebagian besar gerai 7-Eleven telah tutup terhitung sejak 30 Juni 2017. Keputusan ini diambil oleh pemilik hak paten waralaba retail tersebut, PT Modern Internasional Tbk.
Beredar rumor penyebab tutupnya 7-Eleven karena terganjal regulasi berupa larangan penjualan minuman beralkohol. Tetapi, benarkah hal itu menjadi penyebab utama?
Sebagai perusahaan terbuka, otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil manajemen perusahaan untuk menjelaskan kondisi perusahaan. Pertemuan tertutup digelar antara Direktur Keuangan PT Modern Internasional Tbk, Donny Sutanto dan Direktur Penilaian Perusahana BEI, Samsul Hidayat.
Menurut Samsul penyebab gerai 7-Eleven tutup bukanlah regulasi larangan minuman beralkohol dijual di minimarket. Penyebab paling besar adalah biaya operasional yang membengkak dan membebani perusahaan seperti sewa tempat.
“ Mereka mengatakan lumayan, beban mereka untuk pembiayaan itu cukup besar, sehingga mereka merasa sebaiknya mereka menghentikan kegiatan ini dulu,” kata Samsul, dilansir Merdeka.com, Jumat, 7 Juli 2017.
Samsul melanjutkan regulasi yang dibuat pemerintah diakui berpengaruh terhadap bisnis 7-Eleven, namun tidak terlalu signifikan. Regulasi yang dimaksud adalah aturan yang belum kunjung dikeluarkan pemerintah.
“ Faktor regulasi itu tidak major, minor saja. Mereka nyebutin ini berpengaruh, tapi tidak terlalu,” kata dia.
Sementara itu, Donny selaku pihak PT Modern Internasional Tbk enggan memberikan pernyataan atas persoalan yang kini mendera 7-Eleven.
“ No comment untuk sementara. Nanti kami akan beri tahu. Masalah keterbukaan informasi nanti akan kami comment. Nanti akan kami panggil,” kata Donny.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya