Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Wanita Yang Stres Dalam Bekerja. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Untuk menjadi seorang yang produktif, tak jarang orang-orang bersaing untuk mendapatkan nilai terbaik. Keinginan itu membuat sebagian pekerja seringkali melupakan kapan kita lapar dan lelah.
Kondisi itu terkadang semakin sulit terdeteksi jika jiwa kita terlalu tertekan.
Jika akhir-akhir ini merasa tertekan atau produktivitas menurun, ada empat penanda bahwa seseorang terlalu banyak bekerja. Jika tandanya sama, lebih baik pulang dan beristirahat.
Dilansir dari Lifehack, Selasa 11 Juli 2017, tanda yang pertama adalah hal-hal kecil bisa membuat seseorang merasa frustrasi. Sebut saja mesin fotokopi yang macet dan kopi yang dibuat sudah dingin. Hal yang remeh ini bisa membuat suasana hati memburuk. Jika ini terjadi, cobalah tarik napas dalam-dalam untuk menghindari frustrasi.
Kedua, sulit mengingat sesuatu.
Pernah Anda lupa menaruh stapler atau menyimpan laporan bisnis? Jika kesulitan mengingat hal-hal kecil, berhenti bekerja terlebih dahulu. Ketika terlalu banyak di pikiran, kita akan sulit mengingat apa pubn, bahkan hal yang terkecil.
Ketiga, gampang tersinggung.
Mudah tersinggung menjadi pertanda seseorang terlalu banyak bekerja. Tanpa sadar, orang-orang di sekitar menjadi pelampiasan amarah. Jika tak sengaja berbuat alasan kepada orang-orang dan sebenarnya tak ada alasan berbuat kasar, cobalah mundur sejenak dan sadar bahwa itu bukan kesalahan mereka. Ingatlah untuk meminta maaf kepada siapa pun yang kamu bentak.
Keempat, ruang kerja menjadi semakin berantakan.
Einsten sendiri menyindir bahwa meja kosong menandakan sebuah pikiran kosong. Tapi, ada garis tipis antara kekacauan yang terorganisasi dan benar-benar kotor. Jika Anda menyimpan cangkir kopi kosong, secarik kertas yang tidak berguna, bungkus makanan, atau barang seperti sampah lainnya, itu bisa berarti Anda terlalu banyak bekerja. Pastikan Anda beristirahat—tapi jangan lupa membereskan ruang kerja terlebih dahulu, ya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam