Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Sebagian Muslim memanfaatkan Syawal untuk menjalankan puasa qadha Ramadan. Salah satu alasannya takut lupa karena jauh dari Ramadan.
Tetapi, di sisi lain, Syawal juga jadi bulan bagi Muslim untuk bersilaturahmi meski tidak ada ketentuan khusus. Saat bersilaturahmi, tentu ada suguhan makanan yang terjadi.
Lantas, apakah dibolehkan membatalkan puasa qadha di siang hari karena menikmati jamuan?
Dikutip dari bincangsyariah.com, Imam Abu Yahya Zakariya Al Anshari dalam kitab Fathul Wahhab melarang puasa qadha dibatalkan di siang hari. Dasarnya, puasa qadha termasuk ibadah fardhu 'ain (kewajiban individu).
Sehingga, seorang Muslim diharuskan pandai dalam memilih waktu melaksanakan puasa qadha. Ini agar tidak mengganggu aktivitas bersilaturahmi yang terkadang ada agenda makan-makan.
Jika tetap berpuasa, maka orang yang bersangkutan terlarang membatalkannya. Apalagi jika sebab pembatalannya adalah urusan sepele seperti makan.
Puasa qadha baru boleh dibatalkan jika ada sebab yang dibolehkan menurut syariat. Beberapa sebab itu seperti haid atau nifas pada wanita, bepergian jauh, atau sakit parah.
Ketentuan ini berbeda dengan puasa sunah Syawal. Seseorang boleh membatalkan puasanya dengan alasan tidak sesuai syariat.
Meski demikian, Imam Abu Yahya menyatakan hukum membatalkan puasa sunah adalah makruh. Orang yang melakukannya tidak perlu mengqadha di hari lain.
Tetapi, jika alasannya adalah untuk menyantap makanan yang disajikan tuan rumah, hukumnya tidak makruh.
Dalam riwayat Al Hakim, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,
"Orang yang berpuasa sunah itu memimpin dirinya sendiri, jika ia menghendaki maka ia berpuasa, dan jika ia menghendaki maka ia berbuka."
(ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan