Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Bank-bank di Inggris tengah berada dalam ancaman. Kemajuan pesat perusahaan teknologi informasi (TI) dinilai bakal membuat industri keuangan takkan sanggup bersaing. Apalagi perusahaan TI mulai menggerus pangsa pasar keuangan tradisional.
Adaptive Lab dalam jajak pendapat baru komprehensif menemukan bahwa industri perbankan menghadapi sejumlah tantangan signifikan jika ingin bertahan hidup dari persaingan digital. Survei dilakukan terhadap jajaran tinggi sektor perbankan dan lembaga keuangan komersial di Inggris
Para responden menilai kurangnya pengetahuan dunia digital di level manajer serta hadirnya pesaing baru adalah faktor utama. Terlebih banyak bank-bank yang tidak memiliki keterampilan yang diperlukan dalam dunia digital.
Jajak pendapat juga mengungkapkan bahwa profesional senior perbankan percaya bank telah berjuang untuk memberikan layanan digital terbaru untuk memenuhi harapan pelanggan, dengan pengerahan anggaran dana teknologi informasi yang mencapai 50 dan 90 persen.
Sementara itu, riset terhadap konsumen menemukan bahwa lebih dari satu dari empat nasabah tidak menggunakan aplikasi perbankan mobile karena memiliki fungsi terbatas, dan satu dari sepuluh pelanggan mengatakan aplikasi tersebut terlalu rumit.
"Ini jelas bahwa kompetisi, teknologi, pergeseran perilaku pelanggan dan regulasi tampaknya akan mendatangkan malapetaka pada bisnis perbankan," kata James Haycock, Managing Director of Adaptive Lab seperti dikutip laman cpifinancial.net, Selasa, 28 Juli 2015.
Menurut Haycock semua ini hanya masalah waktu jika perbankan tidak melakukan inovasi baru. Generasi baru dari perusahaan saat ini telah melanggar aturan bank tradisional.
Mereka mengadopsi teknologi dan cara kerja baru dalam memberikan pelayanan pelanggan yang hidupnya semakin berorientasi pada telepon genggam mereka.
Salah satu kesimpulan kunci Adaptive Lab untuk riset mereka ini adalah bahwa bank menghadapi hambatan, seperti warisan teknologi yang sudah kuno, perilaku konsumen yang berubah dengan cepat dan kurangnya keahlian dan pengetahuan digital. Ini semua terlalu besar bagi bank untuk diatasi dari dalam dengan cepat.
Adaptive Lab mengklaim perbankan tidak bisa mengandalkan warisan teknologi kuno untuk bertahan dan sebaliknya harus memikirkan kembali secara radikal model operasi untuk bertahan hidup dalam perubahan mendasar yang disebabkan oleh teknologi baru. Perubahan bisa mengambil bentuk organisasi mandiri yang baru.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari