Pemodal Asing Jatuhkan Laju Indeks Syariah

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 26 April 2016 16:20
Pemodal Asing Jatuhkan Laju Indeks Syariah
Aksi jual asing mendorong investor lokal menahan diri masuk pasar.

Dream - Aksi lepas saham besar-besaran investor asing menjungkalkan bursa saham Indonesia. Padahal sebagian besar indes regional bergerak menguat dan harga minyak mengalami kenaikan.

Investor asing hari ini memang melakukan aksi lepas saham besar-besaran. Hingga sesi penutupan, tercatat investor asing menarik dana hingga Rp 815 miliar.

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 26 April 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun hingga 1,786 poin (1,11%) ke level 158,950.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), bahkan terjun hingga 12,394 poin (1,83%) ke level 666,417.

Sepanjang hari laju indeks syariah mendekam di teritori merah. ISSI bahkan sempat terjun bebas hingga ke level terendah 158,119.

Dengan transaksi Rp 3,17 triliun, aksi jual investor mendorong 127 emiten syariah menutup perdagangan di zona negatif. Hanya 72 emiten syariah yang bergerak menguat dan 29 lainnya bertahan stagnan.

Tercatat hanya dua sektor emiten yang bisa menguat di tengah aksi lepas saham asing. Kedua indeks sektoral itu adalah pertanian yang naik 2,63 persen dan perdagangan 0,04 persen.

Tekanan cukup kuat dialami indeks sektor infrastruktur yang terkoreksi 2,11 persen. Disusul keuangan 1,89 persen, barang konsumsi 1,86 persen, dan industri aneka 1,68 persen.

Saham-saham penghuni top losser indeks JII kali ini dihuni oleh UNVR yang turun Rp 875, UNTRRp 500, SMGR Rp 225, INDF Rp 200, dan ICBP Rp 175 per saham.

Sementara di susunan top gainer JII bercokol saham-saham AALI yang naik Rp 550, LPPF Rp 200, LSIP Rp 55, LGAS Rp 35, dan WIKA Rp 25 per saham.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah justru bergerak menguat disaat sebagian mata uang utama dunia mengalami koreksi. Sore ini rupiah naik tipis 1 poin (0,01%) menjadi Rp 13.198 per dolar AS.

Beri Komentar