Pendapatan Premi Rp13,5 Triliun, Aset AIA Financial Tembus Rp53,3 Triliun

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 4 Mei 2021 09:36
Pendapatan Premi Rp13,5 Triliun, Aset AIA Financial Tembus Rp53,3 Triliun
AIA Financial melaporkan peningkatan aset signifikan selama tahun 2020 sementara pembayaran klaim dan manfaat nasabah tersalurkan Rp3,2 Triliun

Dream - Perusahaan asuransi jiwa, PT AIA Financial (AIA) melaporkan peningkatan aset signifikan dalam setahun terakhir. AIA mencatat aset yang terkumpul di akhir 2020 mencapai Rp53,3 triliun, atau naik dari tahun sebelumnya Rp50 triliun.

Dengan pencapaiannya tersebut, AIA menduduki posisi nomor satu untuk kinerja produk bancassurance dari segi new business total weighted premium income. Posisi yang sama dicatat AIA dalam jumlah Uang Pertanggungan yang mencapai Rp686 triliun. Pencapaian positif tersebut melampaui pencapaian di periode sebelum pandemi yaitu tahun 2019.

“ AIA di Indonesia adalah bagian dari AIA Group yang telah berpengalaman selama lebih dari 100 tahun memproteksi masyarakat di kawasan Asia Pasifik dengan produk yang dirancang untuk siap menghadapi berbagai kondisi termasuk pandemi," ujar Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy dalam keterangan tertulisnya.

Di tengah meningkatnya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan akibat pandemi Covid-19, AIA melaporkan pendapatan premi sejumlah Rp13,5 triliun dengan rasio pencapaian solvabilitas hingga 630 persen. Pencapaian itu melebihi ketentuan pemerintah sebesar 120 persen.

 

1 dari 1 halaman

Bayar Klaim Nasabah Rp3,2 Triliun

Manajemen AIA mengklaim kondisi ini menunjukkan tingkat kemampuan AIA yang mampu memenuhi kewajibannya dalam jangka panjang termasuk melindungi seluruh nasabah.

" Kami sadar peran kami di masa yang sangat menantang ini begitu besar, untuk memberikan proteksi bagi masyarakat serta membantu mereka menjalani masa pandemi dengan rasa tenang," kata Sainthan.

AIA juga terus melaporkan pembayaran total klaim dan manfaat sepanjang 2020 yang mencapai sebesar Rp3,2 triliun dari produk asuransi konvensional serta unit Syariah.

Pencapaian positif ini diakui buah dari kekuatan jalur distribusi, brand terpercaya, kondisi finansial yang stabil dan kemampuan berinovasi perusahaan. Dalam mengembangkan bisnisnya, AIA fokus pada prioritas strategi yang mencakup Compelling Propositions, Unrivalled Distributions, Leading Customer Experience.

" Pencapaian kinerja perusahaan adalah wujud kesiapan kami sebagai perusahaan asuransi untuk membantu nasabah menjalani hidup di tengah pandemi serta merupakan upaya berkelanjutan dari seluruh tim yang terlibat di AIA," kata Sainthan.

Dalam mengantisipasi dampak pandemi terhadap masyarakat, AIA telah meluncurkan berbagai inovasi produk dan layanan demi membantu nasabah. Beberapa inisiatif tersebut seperti, layanan pemasaran tanpa tatap muka fisik, AIA DigiBuy; Proteksi Lebih yang memberikan manfaat tambahan santunan tunai Rp1.500.000 per hari selama rawat inap hingga maksimum 30 hari jika nasabah positif terinfeksi Covid-19; serta Peluncuran berbagai produk seperti AIA Power Pro Life yang dipasarkan melalui kanal distribusi keagenan, produk Maxi Protection Plus yang dipasarkan di kanal bancassurance.

Di awal 2021, AIA juga meluncurkan AIA Vitality, suatu terobosan program health & wellness yang terhubung dengan layanan inti perlindungan jiwa AIA di Indonesia sekaligus wujud inovasi dari konsep shared value yang diusung AIA.

Beri Komentar