Centro Department Store Resmi Pailit Usai Digugat 5 Perusahaan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 18 Mei 2021 13:20
Centro Department Store Resmi Pailit Usai Digugat 5 Perusahaan
Proprosal perdamaian PT Tozy Sentosa sebagai pengelola Centro ditolak oleh para kreditur.

Dream – Pengelola Centro Department Store, PT Tozy Sentosa, resmi dinyatakan pailit. Keputusan pailit diberika setelah pembacaan putusan oleh majelis hukum PN Jakarta Pusat, Jakarta, pada Senin 17 Mei 2021.

“ Benar itu, pengelola Centro pailit," kata Humas PN Jakarta Pusat, Bambang Nurcahyono, kepada Liputan6.com, dikutip pada Selasa 18 Mei 2021.

Status pailit itu resmi disandang Tozy Sentosa selaku pengelola Centro setelah proposal rencana perdamaiannya ditolak para kreditur.

“ Tentunya kan itu pasti pailit. Mereka kan pasti mengajukan rencana proposal perdamaian kepada PT Tozy Sentosa. Nah, mungkin juga rencana perdamaian tersebut, apa yang ditawarkan tersebut, ditolak oleh seluruh krediturnya,” kata dia.

“ Kemudian direkomendasi oleh pengawasnya juga, dan memutuskan berdasarkan hasil voting. Sebagian besar ditolak, dengan demikian maka pailit,” kata Bambang.

 

1 dari 1 halaman

Digugat Lima Perusahaan

Kewenangan terkait aset atau bundel pailit dari Tozy Sentosa dan Centro akan diberikan kepada kurator yang ditunjuk oleh hakim PN Jakarta Pusat.

“ Setelah dinyatakan pailit, pada prosesnya mulai bekerja kurator. Kurator yang nanti menghimpun untuk bundel pailit atau harta pailit, kemudian bagaimana teknisnya nanti kurator untuk nanti membagi-bagikan kepada siapa nanti yang berhak,” kata dia.

Dikutip dari laman PN Jakarta Pusat, lima perusahaan menggugat PT Tozy Sentosa. Kelima perusahaan itu adalah PT Primajaya Putra Sentosa, PT Indah Subuh Sejati, PT Multi Megah Mandiri, PT Harindotama Mandiri, dan PT Mahkota Petriedo Indoperkasa. Gugatan ini didaftarkan dengan nomor perkara 106/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Jkt.Pst. Gugatan ini memiliki tujuh petitum.

 

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu KencanaPN Jakarta Pusat)

Beri Komentar