Ini Satu Cara Rencanakan Keuangan Antisipasi Ancaman Resesi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 16 Oktober 2020 18:12
Ini Satu Cara Rencanakan Keuangan Antisipasi Ancaman Resesi
Hal ini bisa menekan dampak negatif dari perekonomian yang melesu.

Dream – Pandemi Covid-19 telah berlangsung selama delapan bulan dan membuat kondisi perekonomian Tanah Air bergejolak. Realisasi pertumbuhan ekonomi yang minus pada kuartal III tahun ini membuat Indonesia dinyatakan resesi ekonomi.

Perencanaan keuangan yang baik diperlukan oleh masyarakat agar bisa mengantisipasi dampak negatif dari kondisi ini.

“ Perencanaan keuangan yang baik adalah kunci supaya kita dapat survive menghadapi resesi ekonomi,” kata Direktur Bisnis Ritel PT Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 16 Oktober 2020.

Salah satu cara untuk menghadapi resesi ini adalah mengikuti program asuransi perencanaan pendidikan. Dia mengatakan Muamalat memiliki produk asuransi Hijrah Cendikia yang bekerja sama dengan Takaful Keluarga.

“ Kerja sama dengan Takaful Keluarga merupakan upaya kami untuk memberikan akses sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai produk asuransi, khususnya asuransi pendidikan,” kata Purnomo.

Sekadar informasi, Hijrah Cendikia adalah asuransi pendidikan yang memberikan perlindungan jiwa bagi orang tua pemegang polis dan anak sebagai tertanggung. Manfaatnya adalah biaya pendidikan bisa diambil pada setiap jenjang pendidikan. Dengan begitu, alokasi keuangan bisa terbantu saat membayar pendidikan.

“ Produk ini dipasarkan oleh Bank Muamalat dan telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” kata dia.

1 dari 3 halaman

Gandeng Bank Muamalat, Sun Life Indonesia Rilis Asuransi Salam Hijrah Proteksi

Dream - PT Sun Life Financial Indonesia dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersinergi merilis produk kolaboratif berbasis syariah kedua, Salam Hijrah Proyeksi. Produk asuransi syariah ini salah satunya memberikan perlindungan atas risiko yang disebabkan Covid-19.

Produk asuransi syariah terbaru ini juga sebagai respons kedua perusahaan dalam menjawab kebutuhan produk keuangan berbasis suariah yang semakin meningkat di Indonesia.

" Di Indonesia, industri halal dan ekonomi syariah telah berkembang menjadi sebuah kebutuhan mendasar, sekaligus gaya hidup yang semakin diterima di tengah masyarakat saat ini," ujar Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Elin Waty dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 September 2020.

Merujuk pada temuan Global Islamic Economy Report 2019/2020, pengeluaran untuk produk halal dunia pada tahun 2018 mencapai US$ 2,2 triliun dan akan berkembang menjadi US$ 3,2 triliun pada 2024. Laporan ini juga menempatkan Indonesia di posisi ke-5, dari sebelumnya ke-10, dalam pengembangan ekonomi Islam di dunia.

" Bukan tanpa alasan, kita lihat bersama bagaimana preferensi masyarakat dalam mengonsumsi barang dan jasa dengan prinsip halal dan syariah saat ini terus mengalami peningkatan. Laporan Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) pada 2018 mencatat konsumsi produk dan jasa halal Indonesia pada 2017 mencapai US$ 218 miliar,” lanjut Elin.

Kondisi ini, kata Elin, mendorong produsen dan penyedia layanan untuk mengembangkan pilihan produk keuangan syariah terbaiknya. Salam Hijrah Proteksi dirancang sebagai alternatif solusi yang mudah, terjangkau, dan komprehensif.

 

2 dari 3 halaman

Salam Hijrah Proteksi merupakan produk asuransi jiwa tradisional, menyediakan beragam manfaat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Selain terjangkau, produk juga menawarkan manfaat asuransi seperti perlindungan atas risiko yang disebabkan oleh Covid-19, manfaat bonus loyalitas sebesar 25 persen setiap 3 tahun sekali serta proses pengajuan yang cepat dan mudah tanpa pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu CEO PT Bank Muamalat Indonesia, Achmad K Permana mengatakan Salam Hijrah Proteksi merupakan upaya bersama Sun Life Indonesia untuk menghadirkan produk asuransi terjangkau melalui jalur distribusi bancassurance.

" Bank Muamalat membantu memasarkan produk Salam Hijrah Proteksi yang dihadirkan Sun Life agar nantinya dapat dinikmati oleh lebih banyak orang," kata Permana yang berharap kemitraan ini terus berkontribusi dalam mendorong tumbuhnya penetrasi dan inklusi asuransi, serta ekonomi syariah di tanah air.

 

3 dari 3 halaman

Diketahui kedua perusahaan pada 2019 lalu mengumumkan kemitraan strategis berupa layanan kerja sama bancassurance melalui jalur distribusi yang paling sesuai dengan kebutuhan nasabah. Selanjutnya, keduanya meluncurkan produk unit link yang dilengkapi dengan fitur wakaf guna menjawab kebutuhan nasabah akan proteksi, sekaligus memudahkan mereka dalam beribadah, khususnya dalam berwakaf.

Elin menambahkan, Salam Hijrah Proteksi juga dilengkapi manfaat asuransi tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, mulai dari tambahan manfaat meninggal dunia, hingga santunan harian rawat inap di rumah sakit dan di Ruang Intensive Care Unit (ICU).

" Berbagai manfaat yang dihadirkan, diharapkan dapat menjadi solusi keuangan berlandaskan syariah yang dapat dipilih dan mendampingi nasabah di setiap tahap kehidupan, sehingga mereka senantiasa merasa tenang dan selalu terlindungi khususnya di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian seperti saat ini,” tutup Elin.(Sah)

Beri Komentar