Presiden Joko Widodo
Dream - Perekonomian nasional mencatatkan kinerja yang sangat baik. Pertumbuhan pada kuartal II 2021 cukup melegakan.
Badan Pusat Statistik mencatatkan pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II 2021 mencapai 7,07 persen (YoY/year on year) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan sempat terkoreksi -0,74 persen di kuartal I 2021.
" Secara tahunan atau YoY, ekonomi Indonesia tumbuh 7,07 persen," ujar Kepala BPS, Margo Yuwono.
Margo mengatakan dari kuartal ke kuartal, pertumbuhan tercatat sebesar 3,31 persen. Kondisi ini dinilai cukup baik meski belum sebaik saat normal.
Capaian ini, kata Margo, diukur dari peredaran Produk Domestik Bruto pada harta berlaku mencapai Rp2.772,8 triliun. Secara kumulatif, terjadi kenaikan pada Semester I 2021 sebesar 3,10 persen dibandingkan periode yang sama 2020.
Yang mengejutkan, capaian pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II ini sesuai dengan prediksi Presiden Joko Widodo. Saat pembukaan Musyawarah Nasional VIII Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 30 Juni 2021, Jokowi sempat menyebut angka prediktif pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7 persen.
" Di kuartal II kita masih optimis akan tumbuh insya Allah, kurang lebih 7 persen," kata Jokowi saat itu.
Jokowi berpatokan pada beberapa indikator. Seperti sektor ekspor yang bertumbuh 58 persen, impor bahan baku tumbuh 79 persen, impor barang modal tumbuh 35persen.
Selain itu, konsumsi listrik industri tumbuh 28 persen. Sisi konsumsi juga menguat, dengan Indeks Kepercayaan Konsumen naik dari Februari sebesar 85 menjadi 104,4 di akhir Juni. Demikian halnya dengan mobilitas bulanan yang ada di angka -2 persen pada Februari menjadi 5,2 di Juni.
Kenaikan juga terjadi pada Indeks Penjualan Retail sebesar 12,9 persen. Konsumsi semen tumbuh 19,2 persen, penjualan kendaraan niaga tumbuh sebesar 783 persen.
" Ini angka-angka yang menurut saya sangat fantastis kenaikannya," kata Jokowi, dikutip dari Liputan6.com.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global