Produksi Adalah Daya Cipta Barang dan Jasa, Inilah Faktor Yang Mempengaruhinya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Senin, 2 November 2020 12:20
Produksi Adalah Daya Cipta Barang dan Jasa, Inilah Faktor Yang Mempengaruhinya
Kegiatan produksi dapat membantu memenuhi kebutuhan manusia.

Dream – Produksi adalah upaya untuk menciptakan barang dan jasa. Dimana hasilnya dapat dimanfaatkan oleh para konsumen sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Produksi adalah kunci dari menghasilkan sesuatu. Proses dalam produksi berguna untuk menambah jumlah dan meningkatkan nilai suatu barang.

Produksi juga disebut sebagai suatu kegiatan untuk menambah daya guna suatu benda, tanpa harus mengubah bentuk barang tersebut atau disebut juga produksi jasa. Sedangkan, jika menambah daya guna suatu benda serta mengubah sifatnya, maka disebut produksi barang.

Produksi disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Semakin banyak kebutuhan yang tersebut maka semakin besar produksi yang harus dilakukan.

1 dari 6 halaman

Pengertian Produksi Menurut Para Ahli

Ilustrasi© Pexels.com

 

Magfuri (1987)

Produksi adalah mengubah barang agar mempunyai kegunaan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Drs Mohammad Hatta (1994)

Produksi adalah semua pekerjaan yang dapat menimbulkan guna, memperbesar guna yang ada dan membagikan guna itu di antara orang banyak.

Drs Eko Harsono (1994)

Mengatakan produksi adalah segala usaha manusia/kegiatan yang dapat membawa benda ke dalam suatu keadaan sehingga dapat dipergunakan guna memenuhi kebutuhan manusia yang lebih baik.

Assauri (1995)

Produksi adalah suatu kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan barang maupun jasa.

Ahyari (2002)

Produksi merupakan suatu cara, metode, ataupun teknik menambah kegunaan suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang ada.

Vincent Gaspersz (2004)

Produksi adalah fungsi utama dalam berorganisasi, yang di dalamnya mengandung unsur aktivitas meningkatkan nilai jual dalam produk sehingga secara umumnya produksi adalah peningkatkan hasil dari apa yang telah di capai.

Heizer dan Render (2005)

Produksi adalah proses penciptaan barang maupun jasa.

 

2 dari 6 halaman

Jenis-Jenis Produksi

Ilustrasi© Freepik

 

Ada beberapa jenis produksi yang biasa dilakukan oleh para produsen, yaitu:

Produksi ekstraktif

Produksi ekstraktif adalah kegiatan produksi yang bahannya diambil dari sumber daya alam yang ada di dalam bumi, yang barang tersebut nantinya dijual ke perusahaan lain untuk diolah dan diproses menjadi barang baru.

Produksi jasa

Produksi jasa adalah kegiatan produksi yang memiliki tujuan untuk menjual jasa atau keahlian tertentu yang dimiliki.

Produksi industri

Produksi industri adalah mengubah bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi yang kemudian dijual ke konsumen.

Produksi agraris

Produksi agraris yaitu kegiatan produksi yang memanfaatkan sumber daya alam untuk menghasilkan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat melalui tahap pengelolaan yang baik dan benar.

Produksi pengangkutan

Produksi penangkutan yaitu kegiatan melayani pendistribusian atau pemindahan barang dari produsen menuju tempat terdekat dengan konsumen.

Produksi perdagangan

Produksi perdagangan yaitu kegiatan produksi yang memiliki peran sebagai penghubung antara produsen dengan konsumen.

3 dari 6 halaman

Tujuan Produksi

Ilustrasi© Freepik

 

Tujuan produksi adalah sebagai berikut:

Menghasilkan barang dan jasa

Tujuan umum dari kegiatan produksi adalah menghasilkan barang dan jasa. Dengan kegiatan produksi, para produsen dapat menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen. Semakin banyak jumlah kebutuhan tersebut maka semakin besar pula produksi yang dihasilkan.

Memenuhi kebutuhan

Tujuan dari produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia. Dengan begitu, akan terjadi hubungan saling membutuhkan antara pihak produsen dan konsumen.

Meningkatkan kemakmuran masyarakat

Dengan adanya kegiatan produksi dan produsen mendapat keuntungan banyak, diharapkan dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat dengan terbukanya lapangan pekerjaan untuk mereka.

Memperluas lapangan usaha

Saat jumlah produksi semakin meningkat dan hasil produksi diminati banyak orang, maka produsen dapat mengembangkan atau memperluas usahanya. Sehingga produksi dapat dilakukan semaksimal mungkin.

 

4 dari 6 halaman

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi

Ilustrasi© Freepik

 

Sumber Daya Alam

Sumber produksi ini merupakan bahan-bahan yang berasal dari alam. Ada yang bisa diperbaharui dan ada yang tidak. Penting bagi para produsen untuk memperhatikan jenis sumber daya alam yang digunakan, agar tidak merusak lingkungan. Dalam penggunaannya pun sebaiknya memperhatikan jumlah yang sesuai dan tidak berlebihan.

Sumber Daya Ahli

Sumber daya ahli lebih menitikberatkan pada keahlian manusia. Keahlian inilah yang nantinya dapat meningkatkan nilai dan jumlah suatu produksi. Keahlian juga memegang nilai yang sangat penting untuk melakukan proses produksi.

Sumber Daya Informasi

Seiring perkembangan zaman, kegiatan produksi juga sangat dipengaruhi oleh faktor teknologi. Teknologi inilah yang akan memberikan informasi dan menyimpan data terkait produksi.

5 dari 6 halaman

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi

Sumber Daya Manusia

Manusia berperan sebagai tenaga yang dapat menambah nilai guna dari barang atau jasa. Dalam hal ini, SDM terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

  • Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan formal untuk dapat melaksanakan pekerjaannya.
  • Tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang memerlukan keterampilan khusus agar bisa melaksanakan pekerjaannya.
  • Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja yang tidak membutuhkan pendidikan atau pelatihan tertentu agar bisa melakukan pekerjaannya.
  • Tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang mengandalkan tenaga untuk melaksanakan pekerjaannya.
  • Tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang mengandalkan pikiran dan perasaan dalam melaksanakan pekerjaannya.

 

Sumber Daya Modal

Sumber daya modal biasanya digunakan kembali untuk menghasilkan suatu barang. Modalnya ini dibeli langsung oleh produsen bukan oleh konsumen.

Sumber daya modal juga terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

  • Modal tetap, modal yang dapat dipakai secara berulang-ulang.
  • Modal lancar, modal yang akan habis digunakan dalam setiap proses produksi.
  • Modal sendiri, modal yang sumbernya berasal dari perusahaan sendiri.
  • Modal asing, modal yang sumbernya berasal dari luar perusahaan.
  • Modal individu, modal yang berasal dari perorangan dimana hasilnya akan menjadi sumber penghasilan bagi pemiliknya.
  • Modal publik, modal yang berasal dari pemerintah dimana hasilnya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat umum.
  • Modal konkret, modal yang dapat dilihat secara nyata dalam kegiatan produksi. Contohnya bangunan, mesin, peralatan dan kendaraan.
  • Modal abstrak, modal yang tidak terlihat secara nyata tapi bernilai bagi perusahaan. Contohnya hak merek, hak paten dan nama baik perusahaan.

 

6 dari 6 halaman

Jenis Proses Produksi

Ilustrasi© Freepik

 

Berdasarkan caranya, proses produksi digolongkan dalam empat jenis yaitu:

Proses produksi pendek

Jenis produksi ini berlangsung dalam waktu yang singkat. Sehingga dapat langsung dinikmati oleh konsumen. Contohnya, pembuatan gorengan.

Proses produksi panjang

Pada jenis produksi ini, produsen membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan produk yang dapat dinikmati konsumen. Contohnya pembuatan rumah.

Proses terus menerus

Proses produksi ini mengolah bahan-bahan secara berurutan dengan beberapa tahap dalam pengerjaan sampai menjadi suatu barang jadi. Contohnya proses pembuatan gula.

Proses produksi berselingan

Proses produksi ini menggabungkan bahan-bahan yang dibutuhkan hingga menjadi produk jadi atau siap pakai. Contohnya, proses pembuatan mobil.

 

(Diambil dari berbagai sumber)

Beri Komentar