Punya Harta Rp1.098 T, Mark Zuckerberg Tepergok Beli TV Diskonan?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 7 Januari 2020 11:49
Punya Harta Rp1.098 T, Mark Zuckerberg Tepergok Beli TV Diskonan?
Wah…

Dream - Di dunia bisnis dan teknologi, nama Mark Zuckerberg tak asing didengar. Pria ini merupakan orang yang sukses mendirikan Facebook dan tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Data Real Time Billionaire Forbes, Selasa 7 Januari 2020, mencatat harta Zuckerberg saat ini mencapai US$78,7 miliar atau sekitar Rp1.098,69 triliun. Dengan harta ini, dia menjadi orang terkaya kelima di dunia.

Meskipun menyandang “ gelar” orang tajir melintir, Zuckerberg juga seperti para ayah umumnya. Ayah dua anak ini menyukai barang diskonan.

Dikutip dari Business Insider, bos Facebook ini tertangkap basah sedang berbelanja di salah satu supermarket di California, Amerika Serikat, Costco. Bersama sang istri, Zuckerberg melihat-lihat televisi yang sedang dipajang, seperti yang dikabarkan oleh TMZ.

Sekadar informasi, Costco ini merupakan toko untuk pembelian besar dan menawarkan harga yang lebih rendah daripada toko lainnya.

Selain suka barang murah, pasangan ini juga kedapatan makan McDonald’s di Roma, Italia, setelah beberapa hari menikah pada 2012.

Facebook dan Zuckerberg tak merespons berita ini saat dihubungi oleh Business Insider.

1 dari 5 halaman

Perangi Hoaks, Mark Zuckerberg Siap Bayar Media

Dream - Selama beberapa tahun terakhir, bos Facebook, Mark Zuckerberg telah mengubah tampilan unggahan di Facebook. Dia menyebut pengguna akan lebih banyak melihat foto yang dibagikan pengguna, dan mengurangi unggahan artikel berita.

Upaya itu dilakukan untuk menghambat penyebaran propaganda dan berita palsu. Tapi, di sini lain, kondisi ini merugikan media massa online yang berharap besar di Facebook sebagai media penyebaran berita.

Dalam unggahan terbarunya, Zuckerberg membahas ide baru mengenai cara kerja media online. Dia menyarankan, Facebook dapat membangun fitur khusus yang berisi berita berkualitas dan akan membayar penerbit sebagai bentuk dukungan.

" Kami berbicara mengenai peran kualitas jurnalisme dalam membangun komunitas berpengetahuan, dan prinsip-prinsip yang harus digunakan Facebook untuk membangun berita dengan kualitas tinggi, serta model bisnis dan ekosistem yang mendukungnya," kata Zuckerberg, dikutip dari CNet, Selasa, 2 April 2019.

Selama bertahun-tahun kemunculannya, Facebook menghadapi berbagai macam kegagalan melindungi privasi pengguna, aksi teros, penyebaran berita palsu, hingga perilaku berbahaya.

Facebook juga telah menciptakan `ruang perang` untuk memastikan semua iklan politik diterbitkan dan diarsipkan secara transparan.

 

2 dari 5 halaman

Google Gelisah

Ide Zuckerberg itu bukan satu-satunya cara mengatasi berita palsu. Pekan lalu, Apple mengumumkan memperbarui aplikasi berita miliknya, Apple News Plus.

Aplikasi tersebut menampilkan sebanyak 300 publikasi seharga US$ 9,99, setara Rp142 ribu, per bulan.

 

 © Dream

 

Berita hoaks telah menjadi kegelisahan sejumlah perusahaan digital. Raksasa digital sekelas Google merasakan kegelisahan karena regulator di Eropa meloloskan `pajak tautan`, yang akan membebani perusahana seperti Google karena menampilkan tautan cuplikan berita. (ism)

3 dari 5 halaman

Harta Mark Zuckerberg Terkuras Rp232 Triliun

Dream – CEO Facebook, Mark Zuckerberg, kehilangan harta senilai US$16 miliar (Rp232,04 triliun) sepanjang 2018. Kekayaan Zuckberberg menghilang skandal pencurian data pengguna.

Dikutip dari Telegraph, Selasa 18 Desember 2-018, berdasarkan Bloomberg Business Index, Zuckerberg saat ini memiliki harta senilai US$57 miliar atau sekitar Rp827,09 triliun. Sementara di awal tahun, kekayaannya tercatat menyentuh angka US$73 miliar atau Rp1.059,18 triliun.

Di pertengahan tahun 2018, tepatnya pada bulan Juli, kekayaan Zuckerberg sempat melambung hingga US$82 miliar (Rp1.189,76 triliun).

Ketika itu, Zuckerberg melampaui Warren Buffet sebagai orang terkaya ketiga di dunia. Ketika itu, Jeff Bezos dan Bill Gates menjadi orang terkaya pertama dan kedua di dunia.

4 dari 5 halaman

Akhir Juli, Hartanya Jeblok

Akhir Juli, kekayaan Zuckerberg anjlok gara-gara skandal Facebook. Sekadar informasi, 98 persen kekayaan suami Priscilla Chan ini berasal dari saham Facebook. 

Sepertiga nilai perisahaan tergerus selama lima bulan terakhir.

Sejak itu, perusahaan ini berjuang untuk bangkit setelah dihantam beragam masalah, seperti skandal pencurian data pengguna hingga seruan untuk perombakan kepemimpinan. Zuckerberg didesak mundur sebagai ketua oleh para investor perusahaan.(Sah)

5 dari 5 halaman

Mark Zuckerberg Kehilangan Harta Rp246 Triliun dalam 120 Menit

Dream – Datang dengan mudah dan pergi dengan cepat. Itulah yang terjadi pada kekayaan Bos Facebook, Mark Zuckerberg. Hanya dalam hitungan 120 menit, atau 2 jam, hartanya lenyap US$16,8 miliar atau sekitar Rp243,1 triliun.

Hilangnya kekayaan Zuckerberg diakibatkan saham Facebook yang anjlok sampai 20 persen pada Kamis 26 Juli 2018.

Secara keseluruhan, Facebook harus kehilangan kapitalisasi pasar US$130 miliar (Rp1.881,2 triliun) dari bursa saham Amerika. 

Dikutip dari laman USA Today, Jumat 27 Juli 2018, saham Facebook merosot dari US$217,5 (Rp3,14 juta) menjadi US$173,5 (Rp2,51 juta). Pada sesi penutupan, saham Facebook rontok 24 persen pada Rabu 25 Juli 2018.

Chief Financial Officer Facebook, David Wehner, mengatakan pemicu aksi jual saham Facebook adalah pertumbuhan Facebook yang melambat.

Tentunya, penurunan saham ini berimbas kepada kekayaan Zuckerberg. Saham Facebook yang turun ini membuat Zuckerberg terdepak dari jajaran lima orang terkaya sejagat.

Dia “ turun tingkat” dari posisi ketiga orang terkaya di dunia menjadi orang terkaya keenam di dunia di Bloomberg Billionaire Index. Menurut Bloomberg Billionaire Index, kekayaan Zuckerberg saat ini sebesar US$70,6 miliar (Rp1.021,63 triliun).

Kekayaan Zuckerberg itu berada di bawah kekayaan bos Zara, Amancio Ortega, yang punya harta US$73,4 miliar (Rp1.062,15 triliun).

(Sah) 

[crosslink_1]

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'