Rupiah Melemah, Minat Wisatawan Indonesia Masih Tinggi

Reporter : Ramdania
Jumat, 2 Oktober 2015 18:01
Rupiah Melemah, Minat Wisatawan Indonesia Masih Tinggi
GATF 2015 mencatatkan penjualan sebesar Rp 131 miliar, serta mendatangkan lebih dari 68.000 pengunjung, lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya Rp 107 miliar.

Dream - Tak dapat dipungkiri bahwa tingginya nilai tukar dolar Amerika Serikat (US) terhadap rupiah berdampak pada sektor pariwisata. Penurunan jumlah wisatawan menjadikan pemain industri ini harus terus kreatif dan inovatif agar tetap bisa bertahan menyiasati kondisi tersebut.

Pelaksanaan pameran “ Garuda Indonesia Travel Fair (GATF)” tahun 2015 periode ke-2 yang baru saja berlangsung di Jakarta Convetion Center (JCC) pada tanggal 25 – 27 September 2015 yang lalu telah menjadi solusi bagi para pengunjung yang hendak merencanakan berpergian di tengah kondisi tingginya nilai tukar dolar Amerika Serikat (US) terhadap rupiah tersebut.

Selama tiga hari penyelenggaraan, berbagai promo menarik dari masing-masing booth menjadi pilihan pengunjung untuk memilih tujuan wisata dengan paket lebih murah. Menurut catatan pelaksanaan GATF pekan lalu, minat masyarakat Indonesia untuk merencakan wisata masih cukup tinggi baik untuk destinasi dalam dan luar negeri.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Handayani menuturkan bahwa GATF 2015 periode ke-2 lalu telah berhasil membukukan penjualan Rp 131 miliar, serta mendatangkan lebih dari 68.000 pengunjung.

“ Hasil tersebut tentu merupakan catatan positif bagi pelaksanaan travel fair di Indonesia, bahwa industri pariwisata harus bisa bertahan dan inovatif dalam menyiasati kondisi perekonomian saat ini,” ungkap Handayani dalam keterangan persnya, Jumat, 2 Oktober 2015.

Sebagai gambaran, GATF 2015 periode ke-1 yang telah dilaksanakan April lalu, Garuda Indonesia berhasil mendatangkan sebanyak 48.000 orang pengunjung dengan jumlah total penjualan mencapai Rp 107 miliar.

Peningkatan lainnya juga dapat dilihat dari diperluasnya area pamer GATF pada periode ke-2 ini, yaitu seluas 7.000 m2 yang meliputi area Main Lobby, Plenary Hall dan Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center. Sedangkan periode sebelumnya hanya 4.721 m2.

Selain dilaksanakan di Jakarta, GATF 2015 periode ke-2 juga dilaksanakan serentak di beberapa kota besar di Indonesia, di antaranya pada 2-4 Oktober 2015 mendatang di Medan, Palembang, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Balikpapan, Kendari, dan Jayapura.

“ Kami berharap pelaksanaan GATF di kota-kota tersebut juga meriah, serta mampu menghidupkan industri pariwisata di wilayah masing-masing,” tambah Handayani.

Pada GATF 2015 periode ke-2 ini Garuda Indonesia telah bekerjasama dan bersinergi dengan dua bank partner yaitu Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kerjasama tersebut juga memberikan satu kelebihan tersendiri dalam penyelenggaraan GATF, karena mampu meningkatkan daya tarik publik, termasuk nasabah kedua bank BUMN tersebut dalam bertransaksi.

Dengan tema “ Fly With Style”, GATF periode ke-2 ini Garuda Indonesia telah berhasil menggelar pameran secara meriah dengan menggandeng berbagai mitra usaha yang terdiri dari 46 Travel Agent, 17 Hotel & Theme Park, 5 National Tourism Organization, PKBL Garuda Indonesia, 14 Corporate & Travel Equipment, Media Partner, Asosiasi Food Truck serta beberapa sponsor lain, diantaranya Uniqlo, Ultra Jaya, Samsung, Dove, dan CGV Blitz.

Beri Komentar