Indeks Syariah Kompak Menanjak, Bluechips Sempat Loyo

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 25 Januari 2019 16:39
Indeks Syariah Kompak Menanjak, Bluechips Sempat Loyo
Ketiganya `perkasa` di zona hijau.

Dream - Indeks syariah kompak bergerak menguat di penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 25 Januari 2019. Namun penguatan itu harus susah payah dicapai indeks bluechips syariah yang sempat loyo jelang penutupan berakhir.

Sentimen global dari pelemahan indeks Wall Street membayangi laju perdagangan bursa saham domestik jelang libur akhir pekan ini. 

 

Papan perdagangan BEI mencatat, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,633 poin (0,33%) ke level 193,191. ISSI bergerak menguat sepanjang perdagangan setelah dibuka di level 193,061. 

ISSI mencatat level tertingginya di 193,531 saat perdagangan berjalan sekitar 2 jam sejak sesi dimulai.  

Penutupan positif juga dicetak dua indeks bluechips syariah meski sempat terpeleset jelang sesi perdagangan berakhir. Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menyambut libur akhir pekan dengan naik 1,249 poin (0,17%) ke level 725,818.

Beda dari ISSI, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini sempat terperosok masuk teritori negatif. JII sempat jatuh ke posisi terendahya di 722,419 sebelum diselamatkan aksi beli jelang 10 menit penutupan perdagangan. 

Sementara itu Indeks JII70 ditutup menguat 0,990 poin (0,41%) ke level 242,635. Beruntung indeks baru dari otoritas bursa ini tak sempat terpeleset ke zona merah. 

Daya dorong bursa saham Indonesia hari ini memang sedikit berkurang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 16,188 poin (0,25%) ke level 6.482,843.

1 dari 1 halaman

Saham Pertanian dan Properti Jadi Favorit

Sebagian besar indeks sektoral terangkat. Investor lebih suka bermain saham di sektor pertanian dan properti. Kedua indeks sektor saham ini meroket masing-masing 1,8 persen dan 1,13 persen.

Sebaliknya, indeks sektor industri aneka terkoreksi 0,07 persen dan keuangan 0,04 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah MKPI yang harga sahamnya melesat Rp1.000, disusul AALI Rp575, KAEF Rp400, LPPF Rp350, dan TINS Rp230.

Daftar top losser saham-saham syariah banyak dihuni emiten telekomunikasi. UNTR memimpin pelemahan dengan koreksi Rp225, diikuti SCCO Rp175, ISAT Rp170, EXCL Rp140, dan MAPA Rp140.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis. Kurs dolar AS terhadap rupiah melemah 50 poin (0,35%) ke level Rp14.092, pada pukul 16.00.(Sah)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone