Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Bursa saham syariah untuk sementara terbebas dari tekanan. Lebih dari 7 hari hilir mudik di zona merah, Indeks Saham Syariah dan Jakarta Islamic Index (JII) akhirnya melesat tinggi.
Kenaikan kedua indeks acuan saham syariah ini bahkan meninggalkan penguatan yang dicetak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 27 Agustus 2015, ISSI melonjak 6,097 poin (4,58%) ke level 139,316.
Adanya sentimen penundaan kenaikan suku bunga The Fed mendorong investor berburu sejumlah saham syariah. Alhasil, ISSI terus bergerak menguat sejak sesi pembukaan. ISSI menyentuh level tertinggi di 139,471 dan terendah di 134,818.
Tercatat 157 emiten ISSI ditutup menguat dan 38 lainnya bertahan stagnan. Namun ISSI masih menyisakan 39 emiten syariah di zona negatif.
Transaksi perdagangan saham syariah relatif ramai dengan dana Rp 4,72 triliun dan 59,87 miliar saham yang berpindahtangan.
Lompatan tinggi justru dibukukan indeks saham bluechips syariah. Melesat 32,083 poin (5,80%), indeks JII ditutup di level 585,175.
Seluruh penghuni JII kali ini bergerak kompak di zona hijau.
Indeks JII mencetak level tertingginya di 586,611 dan terendah 562,164.
Emiten langganan investor menikmati aksi buru investor dengan melonjak signifikan. Top gainer JII dihuni emiten UNVR yang naik Rp 2.500, LPPF Rp 1.725, AALI Rp 1.575, INTP Rp 1.300, dan UNTR Rp 875 per saham.
Melesatnya sejumlah indeks bursa regional kali ini mendorong investor berburu saham-saham yang relatif sudah murah. Terbukti, IHSG melejit 192,899 poin (4,55%) ke level 4.430,632.
Lantai bursa ramai oleh transaksi investor dengan dana Rp 7,42 triliun. Untuk pertama kalinya sejak 16 har terakhir, investor asing akhirnya mulai kembali ke pasar modal Indonesia. Nett buy dibukukan asing senilai Rp 220 miliar.
Dari pasar keuangan, terjunnya Bank Indonesia ke pasar telah membantu menahan rupiah dari laju pelemahannya. Meski sempat jatuh ke level 14.165, kurs rupiah terhadap dollar AS sore ini bergerak menguat 84 poin (0,59%) menjadi 14.049 per dollar AS.