ISSI Kembali Menanjak, Bluechips Syariah Sempat Terpeleset

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 15 April 2019 16:37
ISSI Kembali Menanjak, Bluechips Syariah Sempat Terpeleset
IHSG juga ikut menguat.

Dream - Indeks bursa saham syariah bergerak menguat di awal pekan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Meski menguat, dua indeks bluechips syariah sempat terpeleset namun berhasil menguat di penutupan perdagangan.

Penguatan rupiah terhadap dolar AS menjadi sentimen positif terhadap pasar modal syariah.

Menutup perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 15 April 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), menanjak 0,538 poin (0,29%) ke level 188,417. ISSI terus menanjak setelah dibuka di level 188,286 di sesi prapembukaan.

Tekanan jual hampir mendorong ISSI masuk zona negatif. Namun adanya aksi beli di saham lapis dua membantu ISSI menghindari dari pelemahan. ISSI level tertinggi di 188,769 dan terendah 187,944.

Koreksi justru sempat terjadi pada saham-saham bluechips syariah. Dibuka menguat di awal perdagangan, Jakarta Islamic Index (JII) sempat mendapat tekanan jual usai perdagangan berlangsung sekitar 1,5 jam. 

Indeks JII sempat 30 menit terperangkan di zona negatif sebelim akhirnya kembali masuk zona hijau. Indeks JII akhirnya ditutup menguat 0,852 poin (0,12%) ke level 695,808.

Laju indeks JII70 juga sempat terpeleset di zona merah. Namun di sesi penutupan, indeks JII70 ditutup menguat 0,451 poin (0,19%) ke level 231,994.

Adanya sentimen positif membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga kembali ke zona positif. IHSG naik 29,285 poin (0,46%) ke level 6.435,151.

1 dari 1 halaman

Indeks Sektor Manufaktur Menguat

Penguatan rupiah memicu investor untuk melantai di bursa. Aksi beli saham marak terjadi di sektor industri aneka dan mendorong indeks menguat 1,33 persen.

Kenaikan indeks ini terjadi di sektor barang konsumsi, manufaktur, dan properti. Ketiga indeks ini masing-masing naik 0,76 persen, 0,74 persen, dan 0,62 persen.

Sebaliknya, indeks sektor pertambangan turun 0,42 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah DUTI yang harga sahamnya naik Rp600, UNTR Rp325, EMTK Rp300, TCPI Rp240, dan MTPS Rp185.

Harga saham UNVR terkoreksi Rp650, ITMG Rp225, SMGR Rp175, INDR Rp140, dan AMFG Rp100.

Pada pukul 16.03, rupiah perkasa terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 64 poin (0,45%) ke level Rp14.056 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar