Satu Lagi Saudagar Arab Niat Jajaki Peluang Investasi di Indonesia

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 16 September 2021 18:35
Satu Lagi Saudagar Arab Niat Jajaki Peluang Investasi di Indonesia
Perusahaan yang diperintah langsung pemerintah UEA ini tengah mencari peluang investasi yang dianggap potensi. Apa yang dilrik?

Dream - Indonesia bakal kedatangan lagi saudagar asal negeri Arab yang menyatakan minatnya berinvestasi. Setelah resort mewah di Aceh, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi menjajaki peluang investasi di bidang kesehatan.

Masih sesuai dengan bidangnya, perusahaan Arab itu berniat berinvestasi di Indonesia pada bidang Artificial Inteligence (AI), cloud computing, dan big data.

Tidak hanya di sektor kesehatan, hasil penelitian dan pengembangan teknologi dari calon investor ini sudah banyak diterapkan pada berbagai sektor mulai dari pemerintahan, keuangan, penerbangan dan perhotelan, hingga minyak dan gas.

Rencana investasi tersebut diungkapkan Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut B Panjaitan yang menerima kunjungan perusahaan Group 42 (G42). Perusahaan ini bergerak di bidang AI dan Cloud Computing asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

" Saya berharap dalam kunjungan G42 yang diperintah langsung oleh Pemerintah UAE ke Indonesia ini terjadi penjajakan yang baik dan rencana investasinya dapat segera terealisasi,” ujar Menko Luhut dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Koordinator Marves, Kamis, 16 September 2021.

 

1 dari 2 halaman

Keliling Aceh sampai Bertemu BUMN

Dalam lawatan selama 3 hari sejak 13-15 September 2021, delegasi G42 mengawali pertemuan dengan berbagai perusahaan rintisan atau startup di Indonesia yang bergerak di bidang grocery social commerce, fintech, dan juga perbankan digital. Pertemuan dilakukan untuk membahas Dana Pertumbuhan Teknologi di sektor Jasa Keuangan dan Produk Konsumen.

Selanjutnya, delegasi G42 menggelar pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Aceh untuk membahas peluang investasi di bidang pelayanan kesehatan, smart city dan AI di Provinsi Aceh.

Gubernur Nova sendiri berharap perusahaan ini nantinya dapat fokus terhadap kelestarian lingkungan yang optimal, kepedulian sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Tak hanya perusahaan swasta dan pemerintah daerah, G42 juga bertemu dengan BUMN di bidang pertahanan dan keamanan untuk membahas mengenai Digital AI, Autonomous System dan Keamanan Publik.

 

2 dari 2 halaman

Investasi yang Dilirik

Titik krusial dari kunjungan delegasi G42 adalah membahas peluang kerja sama di bidang pelayanan kesehatan. Pertemuan ini diikuti oleh berbagai perwakilan lembaga dan juga perusahaan baik swasta maupun BUMN di bidang kesehatan.

Di forum tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama investasi terkait vaksin, obat-obatan, produk plasma dan riset genomik yang diyakini akan menjadi faktor penting dalam dunia kedokteran.

G42 juga melakukan kunjungan ke PT Etana Biotechnologies Indonesia di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur. Etana selama dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bisnis manufaktur farmasi, R&D dan pemasaran obat, dan vaksin teknologi gen rekombinan, antibodi monoklonal (MAB).

Lawatan G42 ke Indonesia ditutup dengan mengunjungi Kura-Kura Bali yang sedang membangun dan mengembangkan smartcity di Pulau Bali.

Beri Komentar