Ilustrasi
Dream - Pengelola bursa saham dunia mulai memberikan perhatian pada industri syariah. Salah satunya dilakukan Malta. Otoritas Bursa Malta (MSE) mengaku akan segera meluncurkan indeks saham syariah.
Malta berharap indeks berisi saham-saham halal ini akan menarik investor dari Timur Tengah.
Lebih jauh, Malta berharap pemerintah juga ikut menerbitkan surat utang syariah (Sukuk).
Mengutip laman Reuters, Jumat, 5 Februari 2015, bursa efek Malta sudah berdiri sejak 25 tahun. Kemunculan indeks syariah ini akan menjadi tonggak baru bisnis saham di negara tersebut.
" Konsep keuangan syariah bukan hal baru. Namun ini pertama kalinya sebuah organisasi di Malta mengambil langkah konkrit untuk melaju lebih depan," kata Chairman dari MSE, Joseph Portelli.
Sebagai informasi, regulator keuangan Malata sebetulnya telah menerbitkan ketentuan mengenai investasi syariah. Namun sampai saat ini belum produk syariah dibuat negara tersebut.
Chief Executif dari MSE, Eileen Muscat mengatakan penerbitan sukuk bagi Malta akan menjadi langkah strategis ketimbang hanya sebagai upaya memenuhi kebutuhan fiskal
" Peraturan yang ada cukup mengakomodasi penerbitan sukuk," katanya.
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global
