Sentimen Minyak Dunia Tekan Laju Indeks Syariah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 18 April 2016 09:31
Sentimen Minyak Dunia Tekan Laju Indeks Syariah
Negara-negara OPEC sepakat untuk menahan produksi minyak mentah.

Dream - Pelaku pasar dilanda kecemasan baru. Rencana negara produsen minyak dunia menahan produksinya disambut aksi jual pelaku pasar. khususnya pada emiten sektor pertambangan

Sentimen negatif ini menambah kecemasan pelaku pasar yang sebelumnya harus menghadapi imbas kebijakan baru suku bunga acuan dari Bank Indonesia.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 18 April 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,14 poin ke level 158,345.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 0,523 poin ke level 667,284.

Pergerakan indeks JII sedikit lebih baik dari ISSI di 38 menit perdagangan saham. Indeks JII sempat melaju positif dan sementara menyentuh level tertinggi di 667,825. Sebaliknya, laju ISSI di waktu yang sama masih mendekam di zona merah.

Munculnya sentimen negatif dari OPEC mendorong saham-saham sektor pertambangan bergerak melemah. Hingga pukul 09.38 WIB, indeks sektor pertambangan sudah melemah 0,43 persen, lebih baik dari sebelumnya yang sempat jatuh di atas 1 persen.

Koreksi dalam juga dialami indeks sektor industri aneka yang turun 0,82 persen dan pertanian 0,55 persen.

Penguatan sudah mulai dirasakan pada saham-saham di sektor infrastruktur yang naik 0,53 persen, keuangan 0,41 persen, dan properti 0,10 persen.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah pagi ini bergerak fluktuatif. Dibuka menguat, rupiah saat ini turun 14 poin (0,11%) menjadi 13.191 per dolar AS.

Beri Komentar