Sering Tak Disadari, 5 Pemicu Stres di Kantor

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 19 Desember 2018 09:27
Sering Tak Disadari, 5 Pemicu Stres di Kantor
Lebih baik jauh-jauh, deh

Dream – Bekerja tak jarang membuat kita merasa stres dan tertekan. Mulai dari tumpukan pekerjaan di atas meja, bos yang selalu mengeluh, sampai deadline tugas yang harus diselesaikan.

Dalam dunia kerja, kondisi itu sebetulnya harus dimaklumi. Sebagai manusia kita memang dituntut untuk terus belajar menyeimbangkan waktu antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Menjadi seorang wanita karier memang banyak tantangan.

Banyak hal bisa menghambat karier kamu. Biasanya kondisi itu akan membuatmu merasa tertekan. Agar tidak merasa stres dan terbebani oleh pekerjaan, ada lima hal yang bisa kamu hindari. Kalau perlu, jauhi.

Tak hanya faktor dari luar, kondisi stres juga bisa dipicu dari masalah-masalah sepele lho Sahabat Dream. Berikut adalah daftarnya seperti dikutip dari Vemale, Rabu 19 Desember 2018:

Pertama, meja kerja yang berantakan.

Kertas yang berserakan dan buku-buku yang menumpuk akan membuatmu semakin stres. Sebaiknya, mulailah merapikan meja sebelum pulang kantor.

Meja kerja yang rapi akan mempermudah kamu menemukan barang-barang yang dibutuhkan ketika bekerja. Meja kerja seperti ini juga bisa meningkatkan mood bekerjamu, lho.

Kedua, terlalu sering lembur.

Idealnya, jam kerja karyawan kantor itu 8 jam atau 40 jam per minggu. Kamu harus mengevaluasi diri apakah jam kerjamu yang panjang ini diakibatkan oleh pekerjaan yang menumpuk atau kamu yang sering menunda pekerjaan.

Lebih baik pintar membagi fokus dan waktu. Plus, kamu sebaiknya bisa mengesampingkan kepentingan pribadi dalam hal pekerjaan.

1 dari 1 halaman

Hindari juga tiga kebiasaan ini

Ketiga, selalu mengeluh

Berhentilah mengeluh. Kamu harus bisa memikirkan sudut pandang yang positif untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut.

Kalau punya banyak masalah, tentunya kamu bisa menceritakan hal itu kepada orang lain agar tak menjadi beban. Kamu juga sebaiknya mengambil keputusan apakah tetap bekerja di sana.

Keempat, sulit berkata tidak

Mematuhi perintah atasan dan membantu rekan kerja merupakan hal yang baik. Tapi, kamu tetap harus memperhatikan keadaan dan kesanggupan dalam mengerjakan sesuatu. Kalau selalu mengiyakan permintaan bantuan, yang ada kamu bisa lembur dan gampang kecapekan.

Kelima, tak yakin dengan performa kinerja

Kamu memang sudah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan deadline tepat waktu. Tapi, masih saja ada perasaan tak yakin dengan pekerjaanmu.

Pastinya perasaan ini bisa mengganggu pikiran. Gunakanlah kesempatan ini untuk bertanya kepada atasan tentang kinerjamu, apakah ada yang kurang atau bagaimana. Dengan begitu, kamu bisa memuaskan perusahaan dan memperbaiki masalah yang terjadi.(Sah/Sumber: vemale.com)

Beri Komentar