Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Layanan Berbagi Sepeda (bike Sharing) Ada Di Tiongkok. (Foto: Shanghaiist.com)
Dream – Beberapa kota di China menyediakan layanan berbagi sepeda (bike sharing). Layanan ini membuat seseorang memanfaatkan sepeda dengan tarif tertentu ke beberapa tujuan.
Ketika tiba di tujuan, sepeda tersebut ditaruh di tempat yang telah ditentukan. Dengan begitu, sepeda tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang lain.
Tetapi, ada seorang pelanggan di Jiaxiang, Provinsi Zhejiang, yang kurang beruntung. Dia mendapat tagihan berjumlah yang fantastis, Rp800 juta untuk 30 menit bersepeda.
Diberitakan Shanghaiist, Kamis, 27 April 2017, kisah ini dialami pelanggan bernama Shi pada 18 April 2017.
Kejadian ini bermula ketika dia memutuskan bersepeda setelah makan malam. Si pria kegirangan saat mendapat harga sewa cukup murah. Tapi semua berubah jadi bencana....
© Dream
Pria ini mengunduh aplikasi bike sharing, Xiaoming Bike. Aplikasi ini terhubung dengan rekening tabungannya. Shi pun membayar uang jaminan sebesar 199 yuan (Rp383 ribu) untuk menikmati layanan ini.
Awalnya, pria ini girang karena biaya sewanya cukup murah, yaitu 0,5 yuan (Rp964,63). Tarif itu berlaku untuk penggunaan sepeda selama 30 menit.
Sina News melaporkan Shi menyewa kendaraan ini pada pukul 19.29 waktu setempat. Dia mengembalikan sepeda itu kurang dari 30 menit.
Pada pukul 20.34, Shi terkejut karena tagihannya membengkak dari 0,5 yuan menjadi 414.588 yuan (Rp799,85 juta). Xiaoming Bike juga mengklaim pria malang ini telah membakar 18,71 juta kalori, padahal dia bersepeda tidak sampai 1 kilometer (km).
Tagihan ini membuat Shi ketakutan karena hanya punya 10 ribu yuan (Rp19,29 juta) di rekeningnya. Dia khawatir akan kehilangan seluruh uangnya.
Shi langsung melaporkan masalah tersebut ke polisi. Tetapi, polisi mengatakan mereka tidak bisa berbuat apa-apa.
Polisi menyarankan dia menghubungi perusahaan aplikasi itu. Malamnya, Shi tak bisa tidur nyenyak memikirkan tagihannya. Setiap beberapa menit dia bangun dan membuka aplikasi Xiaoming Bike.
© Dream
Keesokan harinya, Shi melihat situasinya tidak berubah. Tagihannya justru bertambah 12 yuan dan aplikasi Xiaoming Bike mengklaim dia telah membakar 5 juta kalori dalam semalam.
Akhirnya Shi menghubungi pusat layanan aplikasi tersebut dan mendapat penjelasan yang membuatnya lega. Xiaoming Bike mengakui terjadi kesalahan teknis pada aplikasi tersebut.
Perusahaan tersebut akan mengembalikan uang Shi dua kali lipat dari yang seharusnya dibayarkan.
Jadi, pria ini tidak jadi membayar tagihan sebesar 414 ribu yuan. Shi malah mendapatkan 1 yuan (Rp1.929) dari Xiaoming Bike.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'