Lagi Take Off, Astaga Pintu Pesawat Copot Saat Mau Terbang

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 22 Mei 2021 12:01
Lagi Take Off, Astaga Pintu Pesawat Copot Saat Mau Terbang
Salah seorang penumpang merasa beruntung anaknya sudah menggunakan sabuk pengaman. Jika tidak tubuhnya sudah terpental ke lantai pesawat.

Dream – Tak semua orang menganggap pengalaman naik pesawat adalah hal yang menyenangkan. Sebagian lainnya masih merasa terbang sebagai peristiwa yang paling menakutkan.

Salah satunya pengalaman buruk itu terjadi di Minneapolis, Amerika Serikat.

Dikutip dari Oddity Central, Sabtu 22 Mei 2021, insiden mengerikan terjadi di pesawat Boutique Airlines. Saat akan lepas landas di Minneapolis, pintu darurat terpental ke luar. Insiden tersebut membuat penumpang takut, penerbangan akhirnya dihentikan sebelum pesawat benar-benar take off.

“ Kami baru saja akan lepas landas. Mungkin dengan kecepatan—saya tidak tahu—100 mil per jam. Pintu terpental begitu saja,” kata salah satu penumpang bernama Tom Yon.

Pria ini menyebut ada ledakan saat pintu terpental. Kemudian, muncul suara bising dan angin.

1 dari 2 halaman

Takut dan Panik

Situasi menakutkan tersebut membuat penumpang di dalam kabin pesawat kecil tersebut seketika panik dan ketakutan. Apalagi insisden itu terjadi sangat cepat dan mengejutkan.

Yang mengerikan seorang penumpang diketahui duduk di samping pintu darurat. Penumpang lainnya, Mike Parra, mengatakan kejadian berlangsung begitu cepat.

“ Kami semua saling memandang seperti ‘apakah itu benar-benar terjadi?’ Saya duduk di sana melihat putri saya berada di pintu darurat ini,” kata Mike.

Beruntung, lanjut dia, sang anak memakai sabuk pengaman. “ Kalau tidak, dia pasti ada di lantai,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Beruntung Semua Selamat

Pejabat Komisi Bandara Metropolitan telah meninjau situasinya dan mengkonfirmasi bahwa penerbangan batal terbang. Pesawat kembali ke hanggar Bandara Internasional Minneapolis-Saint Paul.

Meskipun semua aman dan tak ada yang dirugikan, maskapai ini dikritik karena tak segera mengambil tindakan.

Sebagai tindak lanjut, pilot dan copilot dipecat perusahaan. Maskapai menilai pilot dan copilot gagal menyelesaikan daftar periksa prapenerbangan. Kontrak kerja keduanya pun diputus.

 

(Laporan: Yuni Puspita Dewi)

Beri Komentar