Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Ternyata Galak Soal Anggaran.
Dream – Sahabat Dream, ada satu hal yang perlu kamu ketahui dari sosok Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Mantan petinggi Bank Dunia ini termasuk tipe wanita yang super teliti, apalagi jika menyangkut masalah anggaran belanja.
Dilansir dari Merdeka.com, Kamis 28 Juni 2018, Sri Mulyani mengatakan pengadaan barang dan jasa untuk belanja pemerintah adalah sektor yang paling rawan dalam pengelolaan anggaran. Untuk itulah, dia meminta seluruh pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan untuk berhati-hati dalam menetapkan dan mengalokasikan anggaran.
Bahkan, Sri Mulyani meminta seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk memeriksa semua dokumen anggaran, sampai ke titik dan koma.
“ Saya minta seluruh dokumen anggaran diperiksa, tidak hanya titik koma, angka, juga peruntukannya,” kata dia di Jakarta.
Sri Mulyani berpesan agar para pejabat sudah memastikan jumlah anggaran ketika menetapkan besaran anggaran lembaga. Sebab, mereka tak selalu mendapatkan revisi anggaran di kemudian hari.
Contohnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pernah mengajukan penambahan anggaran untuk membiayai suatu program. Sri Mulyani tak serta-merta mengabulkannya.
“ Bea cukai waktu itu melapor saya. Waktu itu, saya diajak olah raga dulu biar senang. Habis itu, mereka lapor patrol bea cukai kurang Rp34 triliun,” kata mantan pejabat Bank Dunia.
Meski sudah dirayu dengan diajak berolahraga, Sri Mulyani tetap pada keputusannya. Tidak memenuhi permintaan itu. Dia menegaskan anggaran yang ada harus dipenuhi dan tak mau menambah bujet.
“ Setelah dicek Pak Wamenkeu, ternyata anggaran yang ada bisa digunakan tanpa menambah belanja anggaran,” kata dia.
Selain itu, Sri Mulyani menegaskan pejabat yang berwenang juga tak boleh takut mengelola anggaran. “ Kalau Anda takut, berarti ada dua hal. Anda tidak tahu aturan sehingga takut melanggar atau memang punya niat (untuk melanggar aturan),” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


