Terkuak! Gaji Sri Mulyani Selama Jadi Petinggi Bank Dunia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 28 Juli 2016 17:13
Terkuak! Gaji Sri Mulyani Selama Jadi Petinggi Bank Dunia
Wanita ini rela menanggalkan jabatan dengan gaji miliaran rupiah demi Indonesia. Gajinya ternyata.....

Dream - Pengangkatan Sri Mulyani Indrawati menjadi menteri keuangan di Kabinet Kerja menggegerkan dunia. Demi mengabdi untuk Indonesia, wanita ini melepaskan jabatannya sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Padahal, gaji yang dia terima mencapai miliaran rupiah per tahun.

Dilansir dari data World Bank, Kamis 28 Juli 2016, di Bank Dunia, Sri Mulyani mendapatkan pendapatan kurang lebih sebesar US$630,17 ribu atau Rp8,26 miliar per tahun. 

Namun, Sri Mulyani lebih memilih " pulang kampung" untuk mengabdi kepada Indonesia. Wanita kelahiran 26 Agustus 1962 ini menerima permintaan Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi menteri keuangan.

" Ini kehormatan untuk melayani Presiden dan rakyat Indonesia dengan melanjutkan program pembangunan," dilansir dari akun LinkedIn Sri Mulyani.

1 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Gaji Sri Mulyani di Bank Dunia

Drea - Sri Mulyani berjanji akan mendedikasikan dirinya untuk mempercepat program pembangunan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan lebih baik, terutama untuk masyarakat miskin. Lalu, dia juga ingin memastikan masyarakat bisa merasakan hasil pertumbuhan ekonomi.

Berikut ini adalah penghasilan yang diterima Sri Mulyani selama menjadi petinggi Bank Dunia mulai 1 Juli 2015 sampai 30 Juni 2016. 

1. Gaji pokok sebesar US$409,95 ribu (Rp5,37 miliar),

2. Dana pensiun US$120,56 ribu (Rp1,58 miliar),

3. Remunerasi US$99,65 ribu (Rp1,3 miliar).

 

gaji sri mulyani© World Bank (sumber:www.brilio.net)

 

2 dari 3 halaman

Sri Mulyani Diberi Peringatan oleh Jokowi

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memberikan tugas khusus pada Menteri Keuangan baru, Sri Mulyani Indrawati. Bahkan presiden langsung meminta mantan direktur Bank Dunia ini mengumpulkan pegawainya hari ini.

Mengutip laman Setkab, Kamis, 28 Juli 2016, Presiden mengingatkan Menteri Keuangan (Menkeu) terkait program pengampunan pajak atau tax amnesty.

“ Saya ingin memberikan peringatan saja, pada Dirjen Pajak, pada Menteri Keuangan, masih banyak komplain," kata Presiden.

Keluhan yang dimaksud adalah pelayanan di desk-desk kantor pajak yang tak jarang kosong tanpa pegawai yang melayani. Kalaupun ada yang melayani, wajib pajak umumnya tak mendapatkan penjelasan memuaskan tentang tax amnesty.

" Ada yang datang orangnya ada tapi tidak bisa menjelaskan secara detil hal-hal yang ditanyakan. Ditelepon sulit masuk tapi saya kira ini saya masih bisa menyadari karena mungkin yang ingin bertanya lewat telepon banyak,” ungkap Presiden.

Dari berbagai keluhan yang masuk, Presiden berharap agar Sri Mulyani segera memperbaiki masalah tersebut.

“ Saya minta nanti hari Kamis (28/7) besok, hari ini (red), Kanwil-Kanwil, KPP, semua dihadirkan, saya akan bicara langsung. Ini harus berhasil. Tax amnesty harus berhasil,” tegas Presiden.

Jokowi kembali mengingatkan, pengampunan pajak merupakan program besar yang nantinya akan membawa ekonomi Indonesia lebih baik, menjadi sebuah bola salju yang baik.

Pemerintah sendiri tak ingin momentum ini terlewatkan. " Saya harapkan, sekali lagi, checking lapangannya, lebih diperkuat lagi ke Bu Menteri Keuangan,” tutur Presiden.

3 dari 3 halaman

Sri Mulyani, Menteri Baru yang Jadi Bawahan Mantan Anak Buah

Dream - Ada yang menarik dalam perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden menarik Sri Mulyani Indrawati menjadi menteri keuangan untuk menggantikan Bambang PS Brodjonegoro.

Di lingkungan birokrasi, nama Sri Mulyani bukan wajah baru. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Yang membuat unik dari penunjukan kali ini, Sri Mulyani kini menjadi anak buah dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Sesuai struktur, kementerian koordinator perekonomian membawa sejumlah menteri teknis termasuk kementerian keuangan. 

Darmin semasa pemerintah Joko Widodo sendiri tercatat pernah menjadi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada tahun 2006-2008.

Siapa Sri Mulyani?

Dikutip dari berbagai sumber, sebelum diajak " pulang kampung" oleh Jokowi, Sri Mulyani ini merupakan seorang Direktur Pelaksana Bank Dunia pada tahun 2010. Wanita kelahiran Bandar Lampung ini merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi petinggi Bank Dunia.

Wanita kelahiran Bandar Lampung ini menorehkan nama harum di kancah internasional. Majalah Forbes baru saja menempatkan namanya dalam daftar Power Women 2016 alias Deretan Perempuan berpengaruh sedunia bersama Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang berada di posisi puncak daftar tersebut.

Penobatan ini menjadikan Sri Mulyani masuk daftar Forbes untuk kali kelima berturut-turut di posisi 37. Sri Mulyani dianggap sosok berpengaruh nomor dua di Bank Dunia, menjabat posisi yang sebelumnya selalu diisi lelaki. Ekonom lulusan Universitas Indonesia itu juga dianggap tokoh garis depan dalam pemberantasan kemiskinan global.

Beri Komentar